Kemdikbud dan Timor Leste Kerjasama Tingkatkan SDM

| 26 Juli 2016

Demi Tingkatkan Kapasitas SDM, Kemdikbud dan Timor-Leste Jalin Kerjasama


Kerjasama Kemdikbud dan Timor Leste Demi Peningkatan Kapasitas SDM
Seperti yang telah diberitakan bahwa Direktorat Nasional Media Pendidikan & Perpustakaan (DNMEB), Kementerian Pendidikan Timor-Leste resmi bekerjasama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom), Kemdikbud dalam program Peningkatan Kapasitas SDM Terkait Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan. Penandatanganan itu dilakukan oleh Kepala Pustekkom dengan Direktur DNMEB Mario Antonio da Costa Ximenes, dan disaksikan oleh Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdikbud Didik Suhardi dan Direktur Jenderal Politik, Perencanaan & Kerjasama, Kementerian Pendidikan Timor Leste Antoninho Pires.




Didik mengutarakan bahwa penandatanganan kerjasama antara Kemdikbud dan Timor-Leste ini merupakan pertanda adanya suatu usaha untuk mempererat kerjasama antara pemerintah kedua negara khususnya di bidang pendidikan. Jelas dia lagi, pengembangan kapasitas aparatur pemerintahan sangat diperlukan untuk meningkatkan performa aparatur dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Hubungan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor-Leste adalah hubungan yang saling menghormati dan saling pengertian,” ujar Didik Suhardi, ketika memberikan sambutannya di kantor Kemdikbud, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Kerjasama antara Pustekkom dengan DNMEB ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Republik Demokratik Timor–Leste tentang Kerjasama Bidang Pendidikan yang ditandatangani di Dili, Timor–Leste pada tanggal 26 Agustus 2014 yang lalu. Adapun kerjasama tersebut dibangun berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, saling menghargai, dan saling memahami diantara kedua negara.

14 orang staf DNMEB bakal diberi fasilitas oleh Pustekkom untuk mengembangkan wawasan dan kemampuan di bidang pengelolaan media radio dan televisi untuk pendidikan. Selama kurang lebih satu setengah bulan, peserta akan mendapatkan materi pelatihan di bidang Produksi Program Audio Video serta Penyiaran TV; Produksi Program Audio serta Penyiaran Radio; Produksi Program Dubbing; Pengembangan Buletin Daring; serta melakukan kunjungan lapangan ke salah satu Lembaga Penyiaran Nasional di Jakarta.

Kepala Pustekkom Ari Santoso mengatakan, “Kerjasama semacam ini pernah dilakukan sebelumnya dengan peserta hanya 5 orang, untuk belajar produksi siaran tv dan radio. Kami berkeinginan melalui kerjasama ini kemudian mampu semakin banyak menayangkan program-program pendidikan yang menarik, sarat muatan budaya di Timor Leste.”

* Sumber: Kemdikbud




InformasiGuru.Com Updated at: 05.00

0 comments:

Poskan Komentar

Kami berterima kasih atas partisipasi Anda dengan berkomentar. Namun demikian, komentar Anda akan kami moderasi terlebih dahulu. Mohon maaf, menitipkan backlink yang tidak relevan dengan isi berita tidak akan kami tampilkan. Komentar yang menjurus SARA dan bersifat promosi juga tidak akan kami tampilkan. Salam sukses dan selamat berpartisipasi.