11 SLB Bakal Dibangun Kemendikbud Tahun Ini

| 02 Februari 2017

Kemendikbud Tahun ini akan Bangun 11 Sekolah Luar Biasa

Kemendikbud Tahun ini akan Bangun 11 Sekolah Luar Biasa



Sebagai bentuk perhatian dan dalam rangka lebih memberikan pelayanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, Kemendikbud di tahun ini bakal mendirikan sebanyak 11 Unit Sekolah Luar Biasa (SLB). Ini sebagai wujud perhatian dan komitmen pemerintah dalam hal percepatan dan perluasan akses pendidikan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus.

“Kita harus memastikan anak-anak berkebutuhan khusus ini dapat mengembangkan potensinya agar mereka berkembang, menjadi mandiri, dan dapat diterima oleh masyarakat. Oleh sebab itu Kemendikbud akan memberikan prioritas percepatan dan perluasan akses untuk anak-anak berkebutuhan khusus,” demikian dijelaskan Mendikbud Muhadjir Effendy, pada acara pembukaan Futbolnet dan Program Pendidikan Inklusif Melalui Olagraga, di SLB Negeri 1, Jakarta Selatan, Rabu (01/02/2017).

Mendikbud mengatakan dalam pengembangan pendidikan, para pelaku pendidikan harus memegang paradigma pendidikan yakni “Pendidikan untuk Semua” atau Education for All. Dengan paradigma ini, dalam melakukan pengembangan pendidikan tidak boleh ada diskriminasi antara regular dengan berkebutuhan khusus.

Selain upaya tersebut, Kemendikbud juga sedang mengembangkan Sekolah Inklusi. “Melalui Sekolah Inklusi ini, anak-anak berkebutuhan khusus bisa bersekolah bersama-sama anak-anak regular lainnya. Dengan begitu anak-anak berkebutuhan khusus tidak mengalami ketergantungan bersekolah hanya di SLB dan mendorong kepada keluarganya agar menyekolahkan anak-anaknya yang berkebutuhan khusus untuk bersekolah di daerahnya,” papar Muhadjir.
“Pemerintah akan memberikan insentif bagi sekolah-sekolah regular inklusi ini, dan mendorong mereka untuk secara aktif mencari anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungannya,” tutur Mendikbud.
Beliau optimis dengan hadirnya Sekolah Inklusi ini akan semakin mendorong masyarakat untuk menerima anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga anak-anak kita tersebut akan belajar untuk bergaul dengan masyarakat luas.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad menjelaskan dalam catatan dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), saat ini sudah terdapat 31.724 Sekolah Inklusi yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.
Dengan rincian sebagai berikut:
  1. Jenjang SD sebanyak 23.195 sekolah, 
  2. SMP sebanyak 5.660 sekolah dan 
  3. Jenjang SMA 2869 sekolah.  
“Kami berharap melalui pengembangan-pengembangan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui SLB dan Sekolah Inklusi dapat memberikan layanan terbaik bagi anak-anak kita tersebut, dan layanan pendidikan kita menjadi semakin baik kedepannya,” tutup Hamid.



InformasiGuru.Com Updated at: 08.35

0 comments:

Posting Komentar

Komentar Anda Sangat Dibutuhkan Untuk Tetap Menjalin Silaturahmi