Direktorat PAI: Buku Non Teks PAI Harus Selesai Tahun Ini

| 16 Agustus 2018

Direktorat PAI Targetkan Buku Non Teks PAI Selesai Tahun 2018

Direktorat PAI Targetkan Buku Non Teks PAI Selesai Tahun 2018





Imam Safe`i selaku Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) menghimbau agar buku PAI khususnya yang non teks harus segera selesai dan diterbitkan tahun 2018 ini. Hal itu disampaikan Imam kepada seluruh peserta kegiatan Pengayaan Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum PAI SD Angkatan 4 di Serpong, Banten, Selasa (14/08).

Hal ini merupakan tugas penting Kementerian Agama RI khususnya pada Direktorat PAI untuk menerapkan UU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan Nasional. Dalam Pasal 6 ayat 3 dijelaskan bahwa muatan keagamaan dalam buku pendidikan menjadi tanggung jawab menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama. Buku pendidikan terdiri atas buku teks dan buku non teks.

Kasubdit PAI SD/SDLB, Ilham dalam laporannya menyampaiakn bahwa kegiatan yang berlangsung dari 14 s/d 16 Agustus 2018 ini adalah kegiatan akhir dari serangkaian penyusunan dua draft buku non teks yaitu buku pengayaan pembelajaran untuk aspek Al Qur`an dan Fiqh dan kedua buku panduan penilaian berbasis kurikulum 2013 untuk jenjang SD.

Sesuai keterangan dari Achmad Hasim selaku narasumber sekaligus fasilitator pada penyusunan buku non teks ini, peserta terdiri atas dua tim yakni tim penulis dan tim reviewer. Tim penulis bertanggung jawab dalam memperbaiki outline dan naskah sedangkan reviewer bertugas mereview atau menguji kembali naskah untuk diperbaiki kembali oleh tim penulis.

Buku non teks pelajaran memiliki kedudukan sebagai buku yang dapat melengkapi pendalaman materi dan penambahan wawasan bagi pembaca dari pembahasan materi yang tidak tersaji dalam buku teks pelajaran. Selain itu, buku nonteks pelajaran memiliki pula kedudukan sebagai buku yang dapat menunjang materi atau isi buku teks pelajaran, baik secara filosofis, historis, etimologis, geografis, pedagogis, dan segi lainnya dari materi yang tersaji dalam buku teks pelajaran.

Soleh Baedowi yang merupakan narasumber lainnya turut memaparkan bahwa buku yang disusun sendiri oleh para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) terpilih yang dihasilkan dari kegiatan ini memiliki beberapa keunggulan antara lain dari sisi kegunaan yakni benar-benar dibutuhkan GPAI sebagai referensi pengembangan materi. Buku ini juga memiliki keunggulan produktif karena secara kualitas dievaluasi oleh para ahli di bidangnya sehingga mengeliminir kemungkinan muatan yang mengandung intoleransi, radikalisme dan bias gender. Terpenting adalah bahwa buku ini mengusung moderasi Islam yang menjadi slogan Kementerian Agama.
Sekian tulisan yang berjudul:

Direktorat PAI: Buku Non Teks PAI Harus Selesai Tahun Ini

Semoga sebaran informasi ini bermanfaat dan salam sukses selalu!


InformasiGuru.Com Updated at: 09.47

0 comments:

Posting Komentar

Masukan dari Anda Terhadap Tulisan Kami Akan Sangat Kami Apresiasi. Terima Kasih dan Selamat Berpartisipasi!