Kemenag dan BPKP Segera Konsinyering Data Tukin Guru Madrasah

| 18 April 2019

Minggu Depan, Kemenag dan BPKP Konsinyering Data Tukin/ Tunjangan Kinerja Guru Madrasah

Minggu Depan, Kemenag dan BPKP Konsinyering Data Tukin/ Tunjangan Kinerja Guru Madrasah






Proses pencairan tukin terhutang bagi guru PNS Kemenag pada madrasah terus mengalami kemajuan. Pada hari Senin (22/04) depan, dijadwalkan Kementerian Agama/ Kemenag bersama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) segera melaksanakan konsinyering data akhir calon penerima tukin/ tunjangan kinerja guru.

Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Kasubdit Bina Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Aliyah, Kastolan, di Jakarta. "Data yang akan dikonsinyering ini merupakan data guru yang telah terverifikasi dan validasi oleh BPKP,” jelas Kastolan, Kamis (18/04).

Seperti yang telah dikabarkan sebelum ini, bahwa pada bulan Maret 2019 yang lalu Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sudah menyerahkan total 384.441 data guru madrasah se-Indonesia guna dilakukan verifikasi dan validasi kepada BPKP.

Menurut Kastolan, sejauh ini BPKP telah menyelesaikan proses verval pada 32 provinsi, 45 persen data guru Provinsi DKI Jakarta, serta 75 persen data guru Provinsi Jawa Barat.

“Sejumlah 361.305 data guru madrasah telah terverifikasi dan validasi BPKP. Itu semua akan masuk proses konsinyering, termasuk data guru Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat yang telah selesai terverval,” lanjut Kastolan.



Konsinyering yang dilakukan, menurut Kastolan bertujuan untuk menghasilkan laporan akhir BPKP. “Ini akan menjadi dasar proses perencanaan dan penganggaran oleh Kementerian Keuangan,” paparnya.

Di sisi lain, terkait data guru dari Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat yang belum selesai terverval, Kastolan berharap bisa segera terselesaikan supaya dapat disusulkan dalam laporan tahap dua. “Kita berharap secepatnya selesai, agar dua provinsi ini juga dapat segera memasuki tahap konsinyering dan pelaporan tahap dua,” tuntasnya.

Sumber: Kemenag


InformasiGuru.Com Updated at: 23.22

0 comments:

Posting Komentar

Masukan dari Anda Terhadap Tulisan Kami Akan Sangat Kami Apresiasi. Terima Kasih dan Selamat Berpartisipasi!