Muhadjir Pastikan Proses Belajar Mengajar di Daerah Bencana Tetap Berjalan

| 21 Desember 2016

www.informasiguru.com / Muhadjir Pastikan Proses Belajar Mengajar di Daerah Bencana Tetap Berjalan

Kemendikbud Pastikan Proses Belajar Mengajar di Daerah Terdampak Bencana Terus Berjalan
Image by: Kemendikbud

Kemendikbud Pastikan Proses Belajar Mengajar di Daerah Terdampak Bencana Terus Berjalan



Mendikbud Muhadjir Effendy melihat langsung perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan yang rusak akibat gempa 6.5 Skala Richter (SR) di Aceh. Selain penyiapan ruang kelas darurat yang dimotori oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Mendikbud bersama tim memastikan kesiapan sekolah untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar pada awal tahun 2017 setelah masa libur semester pertama.

"Dalam ratas sudah diputuskan terkait pembangunan infrastruktur dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan BNPB. Kemendikbud menyiapkan sarana dan prasarana agar dapat mendukung proses belajar mengajar," disampaikan Mendikbud di SDN Peulandok Tunong, Trenggandeng, Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Selasa (20/12/2016).

Kemudian, Menteri Muhadjir mengungkapkan keberadaannya di Pidie Jaya ialah untuk memastikan proses pemulihan kegiatan belajar siswa agar dapat berjalan dengan baik. Selain itu, beliau berpesan agar penyaluran bantuan, baik pembangunan fisik maupun penyediaan bantuan pendukung kegiatan di sekolah, dapat dikelola dengan baik sehingga tidak tumpang tindih.

Muhadjir juga menegaskan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, dan Kabupaten Pidie Jaya, dan Kepala Sekolah agar mengurus kelengkapan administrasi, khususnya terkait hibah dan status tanah wakaf yang digunakan untuk pembangunan unit sekolah baru pengganti gedung lama yang rusak berat.

Saeful, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan kesiapan jajarannya untuk menyelenggarakan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah pada tanggal 2 Januari 2016 mendatang. Saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi data kebutuhan sekolah terdampak bencana gempa untuk mendapatkan bantuan yang tepat dan sesuai arahan Mendikbud.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikbud didampingi Inspektur Jenderal (Irjen) Daryanto, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Wowon Wirdayat, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Purwadi Sutanto, dan Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Sri Renani Pantjastuti dan Staf Khusus Alpha Amirrachman.

Guna lebih mempercepat proses pemulihan kegiatan belajar mengajar di daerah terdampak gempa, Kemendikbud telah menyalurkan bantuan sekitar Rp.25,8 Milyar (M) di tahap tanggap darurat bencana dalam tahun anggaran 2016. Kemudian, Kemendikbud siap untuk menyalurkan sekitar Rp.42,4 M di tahun anggaran 2017, guna perbaikan unit sekolah permanen.

Sumber: Kemendikbud


InformasiGuru.Com Updated at: 15.07

0 comments:

Posting Komentar

Komentar Anda Sangat Dibutuhkan Untuk Tetap Menjalin Silaturahmi