Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penilaian oleh Murid? Ini Cara Melakukannya Menurut Aturan 2026!

Penilaian oleh siswa resmi diakui dalam Standar Proses 2026!

Bayangkan: murid tidak hanya dinilai—tapi juga ikut menilai proses pembelajaran. Bukan khayalan. Ini nyata, dan kini diwajibkan** dalam Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026, tepatnya di Pasal 19.

Ya, penilaian oleh murid bukan lagi sekadar “kotak saran”, melainkan bagian integral dari sistem penilaian proses pembelajaran yang bertujuan membangun student agency (kemandirian belajar) dan student voice (suara murid).

Apa Kata Pasal 19 Standar Proses 2026?

Berikut inti dari Pasal 19:

  • Penilaian oleh murid adalah asesmen atas pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru.
  • Tujuannya: mengembangkan kemandirian, tanggung jawab, dan suasana belajar yang partisipatif & saling menghargai.
  • Wajib dilakukan paling sedikit 1 kali per semester di setiap mata pelajaran.
  • Bisa dilakukan melalui: survei, catatan refleksi, atau diskusi kelompok.

Mengapa Ini Penting?

Penilaian oleh murid bukan soal “menilai guru”, tapi tentang:

  • Memberi ruang bagi murid untuk merefleksikan pengalaman belajarnya,
  • Mendorong mereka menjadi agen aktif dalam proses belajar,
  • Membantu guru memahami apa yang benar-benar efektif dari perspektif murid,
  • Membangun budaya kelas yang demokratis, terbuka, dan kolaboratif.

Contoh Survei & Refleksi Siswa (Siap Pakai!)

📝 Survei Refleksi Akhir Topik – Format Digital/Kertas

(Isi nama topik & mata pelajaran di bagian atas)

  1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dalam topik ini? Mengapa?
  2. Apakah kegiatan pembelajaran membantumu memahami materi? (✅ Sangat membantu / ⚪ Cukup / ❌ Kurang)
  3. Apa satu hal yang ingin kamu ubah dari cara pembelajaran selama ini?
  4. Bagaimana perasaanmu selama proses belajar? (Senang, bingung, tertantang, jenuh, dll.)
  5. Saran untuk Pak/Bu Guru agar pembelajaran berikutnya lebih bermakna:

Alternatif untuk SMA/SMK (lebih reflektif):

“Tulis jurnal refleksi 1 paragraf: Bagaimana proses pembelajaran ini membantumu tumbuh—tidak hanya sebagai pelajar, tapi juga sebagai pribadi? Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika mengulang topik ini?”

Tips Sukses Menerapkan Penilaian oleh Murid

  • Jaga kerahasiaan**: Biarkan murid jujur tanpa takut dinilai balik.
  • Beri respons**: Tunjukkan bahwa masukan mereka didengar (misal: “Berdasarkan saran kalian, minggu depan kita coba metode diskusi terbuka!”).
  • Mulai sederhana**: Gunakan Google Form atau kertas kecil di akhir topik.
  • Libatkan dalam perbaikan**: Ajak murid merancang format survei berikutnya!

Bukan Ancaman—Tapi Peluang Kolaborasi

Banyak guru khawatir: “Apa murid akan memberi penilaian negatif?” Faktanya, ketika dibimbing dengan baik, murid justru memberi masukan yang konstruktif, dewasa, dan penuh empati. Mereka tahu guru juga manusia yang terus belajar.

Dengan Pasal 19, pemerintah justru memberi guru alat ampuh untuk mendengar suara murid secara sistematis**—dan menjadikannya fondasi perbaikan pembelajaran.

Mulai Hari Ini!

Unduh template survei di atas, sesuaikan dengan konteks kelas Anda, dan lakukan di akhir topik berikutnya. Ingat: murid yang diajak merefleksikan proses belajar adalah murid yang belajar seumur hidup.


Tags: penilaian oleh siswa 2026, refleksi proses pembelajaran siswa, Pasal 19 Standar Proses 2026, student voice, student agency, Permendikdasmen 1/2026

Posting Komentar untuk "Penilaian oleh Murid? Ini Cara Melakukannya Menurut Aturan 2026!"