Guru Tak Berkualitas Diancam

| 01 Mei 2016

Dari 3 Juta Guru, yang Berkualitas Hanya 10 Persen! Oh No...

Kualitas Guru PNS non PNS, Kompetensi Rendah
Semangat Pagi, Salam Informasi...
Apabila selama ini banyak kalangan yang berpendapat bahwa untuk  mengganti posisi guru PNS dan non PNS yang tidak berkualitas butuh waktu lama dan rumit, menurut Indra Charismiadji, pengamat pendidi‎kan, hal itu salah besar. Dengan adanya calon guru yang jumlahnya 5,5 juta orang dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia, akan siap menggeser posisi mereka, masalah kekurangan tenaga guru dan kualitas guru yang rendah akan segera bisa terjawab.

Hal ini merupakan ancaman yang nyata bagi guru yang mempunyai tingkat kompetensi rendah. Parameter potensi atau kompetensi sangat jelas, salah satunya dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG). Yang sangat disayangkan dan mengejutkan, rata-rata nilai guru PNS maupun non PNS cuma 56. Nilai sebesar itu jika dianalogikan kepada standar nilai ujian pada siswa ujian maka nilai 56 itu tidak lulus ujian. Saat ini jumlah guru di Indonesia sekitar tiga juta orang. Dari tiga juta orang itu yang berkompetensi sedang dan tinggi hanya sekitar 10 persen. [Baca Juga: Para Guru Wajib Menguasai Standar Kompetensi Ini]
"Ini bukan sekedar fitnah loh ya, faktanya ada dan valid. Dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG), rata-rata guru PNS dan guru non PNS nilainya 56. Kalau di sekolah, nilai 56 itu tidak lulus," ujar Indra Charismiadji, pengamat pendidi‎kan, Sabtu (30/4).
 Ditambahkan Indra, selayaknya pemerintah mulai memikirkan kaderisasi guru berkualitas. Yang tidak berkualitas dan tidak bisa ditingkatkan kompetensi mulai diganti dengan tenaga guru baru.

"Memang benar pengalaman calon guru dari FKIP se-Indonesia itu enggak ada. Tapi ingat, yang dibutuhkan Indonesia dalam memperbaiki mutu pendidikan adalah potensi atau kompetensi guru, bukan trackrecord. Untuk apa trackrecord kalau potensi atau kompetensinya kurang," terangnya lagi.


InformasiGuru.Com Updated at: 06.49

0 comments:

Poskan Komentar