Pengembangan Diri Lewat Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)

| 27 September 2016

PENGEMBANGAN DIRI MELALUI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER


Pengembangan Diri Melalui Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)

Pada tanggal 26 September 2016, Mendikbud Muhadjir Effendy dikawal oleh Arie Budhiman selaku Staf Ahli Mendikbud Bidang Pembangunan Karakter, melakukan peninjauan mendadak (sidak) di 2 satuan pendidikan wilayah Jakarta Barat, yaitu SMA Kristen 1 BPK Penabur dan Yayasan Pendidikan Islam AL-Chasanah. Dalam kegiatan ini Mendikbud melakukan monitoring dan berdialog mengenai praktik baik Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di masing-masing sekolah.

“Pengembangan PPK ditujukan agar masing-masing siswa dapat mengembangkan diri sesuai dengan kemampuan dan keunggulan masing-masing,” papar Mendikbud ketika berdialog dengan para siswa di SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta Barat, Senin (26/09/2016).

Ada tiga pembagian pelaksanaan pendidikan di sekolah, yaitu pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar yang terdiri dari Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, serta pendidikan menengah yang terdiri dari Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan.

 “Fokus PPK akan dilakukan pada jenjang pendidikan dasar, karena kalau pondasi pada pendidikan dasar sudah bagus, maka ke jenjang selanjutnya karakter anak juga akan bagus,” urai Muhadjir.

Nah, khusus penguatan pendidikan karakter pada jenjang pendidikan menengah akan lebih difokuskan pada persiapan untuk studi tingkat lanjut dan kesiapan masuk dunia kerja. “Seperti adik-adik pada pendidikan menengah, penguatan pendidikan karakter akan lebih diarahkan pada apakah siap masuk dunia kerja, atau ingin menjadi seorang enterpreneur, dan melajutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Dengan begitu adik-adik siap dengan setiap hal yang menjadi pilihannya,” tutur Muhadjir.

Di lokasi terpisah, Mendikbud juga berdialog dengan para siswa SMA dan SMP Yayasan Pendidikan AL-Chasanah yang sedang melakukan kegiatan Tadarusan di luar kelas sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter (PPK) di luar jam belajar. “Kegiatan penguatan pendidikan karakter yang dilakukan ini sudah sangat baik melalui penguatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Rajinlah belajar, beribadah, mengembangkan diri melalui berbagai kreativitas yang bagus dan positif,” pesan Muhadjir kepada para siswa.

Pada kesempatan ini, para guru, baik dari SMAK 1 BPK Penabur dan Yayasan Pendidikan AL-Chasanah memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya perihal akan diterapkannya PPK ini. Peran utama dari penguatan pendidikan karakter tersebut adalah guru. Pemerintah diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap guru yang nantinya akan menerapkan PPK di sekolah.


InformasiGuru.Com Updated at: 05.02

0 comments:

Posting Komentar

Komentar Anda Sangat Dibutuhkan Untuk Tetap Menjalin Silaturahmi