Daftar Perubahan Fitur di Dapodik Versi 2027: Ada Rombel PJJ, Kelas Rangkap, hingga Penonaktifan Fitur PIP
Ringkasan Perubahan Aplikasi
Apa Saja Perubahan Utama pada Dapodik Versi 2027?
Aplikasi Dapodik versi 2027 menghadirkan 7 perubahan utama: penambahan sub-menu Rombel Keaksaraan (PKBM/SKB), Rombel Pembelajaran Jarak Jauh (SMA), Rombel Bekerja Luar Negeri (SMK), Rombel Kelas Rangkap (SD), isian Status Hidup Ayah/Ibu, penonaktifan input PIP mandiri, serta penyesuaian aturan validasi lokal data sekolah.
Rilisnya rincian pembaruan sistem pendataan pendidik dan peserta didik menandai dimulainya babak baru pengelolaan data di sekolah. Menyusul penerbitan arahan resmi kementerian terkait pemutakhiran data ganjil, kini para Operator Sekolah (OPS) dihadapkan pada pembaruan teknis Aplikasi Dapodik versi 2027. Bagi Anda yang sedang bersiap melakukan pemutakhiran data, penting untuk memahami bahwa pembaruan tahun ajaran ini membawa sejumlah perubahan menu dan penyesuaian logika validasi yang berbeda dari versi sebelumnya.
Langkah pembaruan sistem ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketertiban administrasi, tetapi juga mendukung interoperabilitas data nasional secara lebih fleksibel. Sebelum Anda mengunduh dan melakukan pemutakhiran data sekolah, mari bedah satu per satu penambahan fitur dan perbaikan yang ada pada Dapodik versi 2027 ini agar proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala invalid.
Poin Penting Perubahan Dapodik versi 2027
- Menu Baru Rombel Spesifik: Penambahan pilihan rombel Keaksaraan, PJJ, Bekerja Luar Negeri, dan Kelas Rangkap.
- Formulir Status Ortu: Wajib mengisi isian baru Status Hidup Ayah dan Ibu pada rincian Peserta Didik.
- Aturan Baru Penonaktifan Fitur PIP: Input data usulan Program Indonesia Pintar (PIP) secara manual di aplikasi telah dimatikan.
- Validasi Validasi Lokal: Penyesuaian mekanisme cek validasi untuk meningkatkan konsistensi data.
- Informasi Implementasi Kurikulum: Pembaruan tampilan informasi kurikulum pada halaman Beranda utama.
Rincian Pembaruan Fitur Aplikasi Dapodik Versi 2027
Pengembangan sistem pada versi 2027 difokuskan untuk mengakomodasi berbagai skenario pembelajaran di lapangan yang sebelumnya belum terfasilitasi secara spesifik. Berikut adalah ulasan detail pembaruan teknis yang perlu diperhatikan oleh seluruh operator sekolah:
1. Penambahan Sub-Menu Rombongan Belajar (Rombel) Baru
Untuk memfasilitasi kebutuhan layanan pendidikan yang beragam, kementerian menambahkan empat sub-menu rombel baru pada jenis satuan pendidikan tertentu:
- Sub-menu Rombel Keaksaraan: Khusus diperuntukkan bagi satuan pendidikan nonformal seperti PKBM dan SKB dalam mengelola kelompok belajar keaksaraan.
- Sub-menu Rombel Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ): Disediakan bagi satuan pendidikan jenjang SMA yang menyelenggarakan moda PJJ resmi.
- Sub-menu Rombel Keberkerjaan Luar Negeri: Khusus jenjang SMK guna memetakan siswa yang mengikuti program praktik atau persiapan kerja di luar negeri.
- Sub-menu Rombel Kelas Rangkap: Mengakomodasi kebutuhan sekolah dasar (SD) di daerah khusus atau daerah terdepan yang menerapkan metode pengajaran kelas rangkap.
2. Penambahan Isian Status Hidup Orang Tua Siswa
Pada formulir rincian data Peserta Didik, terdapat penambahan kolom isian mandatory (wajib) terkait Status Hidup Ayah dan Status Hidup Ibu. Pilihan ini mencakup keterangan apakah orang tua masih hidup, meninggal dunia, atau tidak diketahui. Pengisian data ini sangat penting untuk akurasi basis data perlindungan sosial dan pendataan anak yatim/piatu/yatim piatu di tingkat nasional.
3. Penonaktifan Fitur Input Data PIP Mandiri
Salah satu perubahan signifikan pada Dapodik versi 2027 adalah penonaktifan fitur untuk memasukkan data terkait Program Indonesia Pintar (PIP) secara langsung. Pihak sekolah tidak lagi mengisi usulan PIP pada menu aplikasi lokal. Kebijakan ini diambil untuk mengintegrasikan data penerima bantuan secara terpusat melalui sistem pemadanan data kemiskinan kementerian.
Penting untuk diingat bahwa batas akhir sinkronisasi data Dapodik untuk penetapan alokasi anggaran operasional sekolah tetap mengacu pada jadwal nasional. Ketentuan tengat waktu tersebut dapat Anda baca selengkapnya pada artikel pembahasan SE Pemutakhiran Dapodik 2026/2027: Cek Batas Sinkron BOSP dan Pembaruan Aplikasi v2027.
4. Penyesuaian Tampilan dan Aturan Validasi Lokal
Selain perubahan menu utama, versi 2027 juga membawa beberapa perbaikan kecil pada antarmuka pengguna:
- Penyesuaian Referensi Layanan Kursus & Keaksaraan: Pembaruan pilihan tingkatan dan kurikulum pada jenjang nonformal.
- Penginputan Jenis Alat: Penyesuaian tampilan formulir penginputan spesifikasi alat pada menu Sarpras.
- Informasi Kurikulum di Beranda: Peningkatan tampilan ringkasan status Implementasi Kurikulum Merdeka atau kurikulum yang berlaku di halaman awal aplikasi.
- Pembaruan Aturan Validasi: Pengetatan dan penyesuaian aturan validasi lokal untuk meminimalisasi kesalahan input data sebelum sinkronisasi.
Langkah Penting Setelah Memperbarui Aplikasi
Setelah melakukan instalasi atau update Aplikasi Dapodik v2027, operator sekolah tidak boleh melupakan tahap verifikasi dan validasi di luar aplikasi utama. Pastikan identitas siswa dan keabsahan kelembagaan telah terverifikasi dengan benar pada sistem rujukan nasional.
Untuk memastikan data peserta didik dan yayasan pengelola terdaftar secara sah dan tidak mengalami masalah kendala unvalidated, Anda dapat membaca panduan lengkapnya di artikel Cara Validasi Data Siswa dan Yayasan di VervalPD & Verval Yayasan Sesuai SE Dapodik 2026/2027.
Klik untuk Membaca Teks Lengkap Salinan Surat Edaran (Dapodik v2027)
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa saja fitur baru di Aplikasi Dapodik versi 2027?
A: Fitur baru mencakup Rombel Keaksaraan, Rombel PJJ SMA, Rombel Keberkerjaan SMK, Rombel Kelas Rangkap SD, isian Status Hidup Orang Tua, serta penyesuaian validasi lokal.
Q: Mengapa fitur usulan PIP tidak bisa diinput di Dapodik v2027?
A: Fitur penginputan data PIP dinonaktifkan secara mandiri di aplikasi lokal guna mendukung pemadanan data terpusat oleh kementerian.
Q: Apakah status hidup orang tua siswa wajib diisi?
A: Ya, isian Status Hidup Ayah dan Ibu menjadi variabel baru pada formulir Peserta Didik yang wajib diperbarui.
Kesimpulan & Imbauan bagi Operator Sekolah
Rilisnya Aplikasi Dapodik versi 2027 membawa pembaruan yang menuntut ketelitian lebih dari para operator sekolah. Dengan adanya penambahan menu rombel khusus serta syarat isian status orang tua, dipastikan proses input data membutuhkan penyesuaian awal. Segera lakukan pengunduhan aplikasi resmi, cermati setiap perubahan fiturnya, dan lakukan sinkronisasi lebih awal sebelum lonjakan lalu lintas server terjadi di akhir bulan.
Bagikan Informasi Ini: Apakah ulasan fitur baru Dapodik v2027 ini bermanfaat? Bantu rekan operator sekolah dan guru lainnya dengan membagikan artikel ini ke grup WhatsApp komunitas OPS maupun media sosial Anda!

Posting Komentar untuk "Daftar Perubahan Fitur di Dapodik Versi 2027: Ada Rombel PJJ, Kelas Rangkap, hingga Penonaktifan Fitur PIP"
Masukan dari Anda Terhadap Tulisan Kami Akan Sangat Kami Apresiasi. Terima Kasih dan Selamat Berpartisipasi!