Kemdikbud Pastikan Perkuat Pendidikan Karakter

| 10 Agustus 2016

Sesuai Arahan Presiden, Kemdikbud Akan Perkuat Pendidikan Karakter


Kemdikbud Akan Perkuat Pendidikan Karakter Peserta Didik
Pict by: Pixabay





”Merujuk pesan Presiden Joko Widodo, Kemdikbud memastikan bahwa memperkuat pendidikan karakter peserta didik akan menjadi referensi dalam menentukan sistem belajar mengajar di sekolah,” hal ini dituturkan langsung oleh Mendikbud Muhadjir Effendy, di Jakarta, Senin (08/08/2016).

Menurut arahan Presiden, bahwa kondisi paling ideal pendidikan di Indonesia adalah dengan terpenuhinya peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar (SD) yang memperoleh pendidikan karakter sebanyak 80 persen dan pengetahuan umum sebanyak 20 persen. Untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar memperoleh pendidikan karakter sebanyak 60 persen dan 40 persen sisanya adalah pengetahuan umum.

Disampaikan oleh Muhadjir, untuk memenuhi pendidikan karakter di sekolah, Kemdikbud akan terlebih dahulu mengkaji dan meneliti kemungkinan penerapan sistem belajar mengajar dengan Full Day School. ”Full Day School ini bukan berarti peserta didik belajar seharian penuh di sekolah, tetapi memastikan bahwa peserta didik dapat mengikuti kegiatan-kegiatan penanaman pendidikan karakter, seperti mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Saat ini sistem belajar tersebut masih dalam proses pengkajian lebih lanjut sebelum benar-benar bisa diterapkan,” tutur Muhadjir..

”Kemdikbud akan meneliti masukan-masukan dan informasi langsung dari masyarakat, termasuk kondisi sosial dan geografis mana saja yang memungkinkan sistem belajar Full Day School diterapkan. Misalnya di daerah mana saja yang orangtuanya sibuk, sehingga jarang ada waktu di rumah,” urai Muhadjir.

Lingkungan sekolah, terang Muhadjir, wajib mampu memberi dan mempunyai suasana yang aman dan menyenangkan bagi peserta didiknya. Hal itu bisa diupayakan dengan cara menerapkan pembelajaran formal sampai dengan setengah hari, selanjutnya dapat diisi dengan ekstrakurikuler. ”Setelah belajar formal setengah hari selesai, sebaiknya para peserta didik tidak langsung  pulang, namun seyogyanya bisa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menyenangkan, dan membentuk karakter, kepribadian, serta mengembangkan potensi mereka,” tutur Muhadjir.

”Dengan program Full Day School itu nantinya diharapkan peserta didik dapat terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif dan kontra produktif, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran antar pelajar, dan hal-hal lain yang jauh dari aspek pendidikan,” terang Muhadjir.

Penerapan Full Day School juga dapat membantu orangtua dalam membimbing anak tanpa harus mengurangi hak anak. Para orang tua, urai Mendikbud, setelah pulang kerja dapat menjemput buah hati mereka di sekolah. Mereka para orangtua bisa lebih merasa aman, disebabkan anak-anak mereka tetap berada di bawah bimbingan dan pengawasan guru selama mereka masih berada di tempat kerja.

Peran orangtua tetap yang terpenting. Di hari Sabtu bisa menjadi waktu yang berkualitas bagi keluarga, alur komunikasi antara orangtua dan anak tetap terjaga, dan ikatan emosional juga tetap terjaga,” terang Muhadjir.




InformasiGuru.Com Updated at: 05.47

0 comments:

Posting Komentar

Komentar Anda Sangat Dibutuhkan Untuk Tetap Menjalin Silaturahmi