Menteri Muhadjir: Siswa Wajib Dilengkapi Keterampilan

| 03 Agustus 2016

Mendikbud Muhadjir Effendy: Pendidikan Wajib Dibekali Keterampilan


Muhadjir: Pendidikan Wajib Dibekali Keterampilan
Pict By: Pixabay





Mendikbud Muhadjir menilai, pendidikan idealnya harus dibekali dan dilengkapi  dengan keterampilan untuk siswa. Dengan begitu, siswa dapat terserap dalam dunia kerja apabila tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“(Pendidikan) wajib dilengkapi keterampilan-keterampilan tertentu. Apabila tidak mampu melanjutkan pendidikan, mampu bekerja dan mencari mata pencaharian sesuai kemampuan keterampilannya. Ini salah satu yang disebut dengan life skill,” ujar Muhadjir Effendy saat memberi sambutan dalam pembukaan Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) Bidang Keterampilan di Plasa Insan Berprestasi, Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Ia mengatakan, di luar negeri, siapapun yang mempekerjakan anak SMA dinilai melanggar undang-undang, karena yang boleh bekerja adalah mereka yang sudah lulus SMA dan plus satu. Artinya, setelah siswa lulus SMA, harus mengambil kursus atau pelatihan minimal satu tahun, baru diperbolehkan menjadi tenaga kerja. “Tapi di Indonesia tidak mungkin, kadang tamat SMP dan SMA sudah bekerja," tutur Muhadjir.

Karenanya, siswa yang menempuh pendidikan di sekolah menengah sebaiknya juga harus dibekali dengan keterampilan, sehingga bisa bekerja jika tidak bisa melanjutkan pendidikan. "Keterampilannya harus dibekali, Kemdikbud memberikan pilihan alternatif pendidikan bagi siswa yang juga ingin mendapatkan keterampilan yakni dengan SMP terbuka dan satu atap," jelas beliau. Model sekolah seperti itu, tutur Muhadjir, harus diperbanyak karena sangat dibutuhkan masyarakat terutama di luar Jakarta. "Mereka juga anak bangsa, alangkah disayangkan jika hanya segelintir yang bisa menikmati pendidikan," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhammad, mengatakan Kemdikbud tidak hanya membangun SMP terbuka tetapi juga SMP satu atap. Kemdikbud juga sedang menyiapkan SMP satu atap untuk wilayah tertinggal, terluar dan terpencil sekitar 5.000 sekolah. Oleh karenanya, Hamid berharap semakin besar kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh dan menempuh pendidikan yang berkualitas.

Sebagai bentuk dukungan Kemendikbud dalam memotivasi dan meningkatkan keterampilan peserta didik di SMP Terbuka dan SD-SMP Satu Atap adalah dengan menyelenggarakan Lomojari. Lomojari dianggap memiliki nilai strategis dalam sosialisasi dan pengembangan SMP Terbuka. Lomojari merupakan kegiatan rutin tahunan dengan tujuan  untuk menyosialisasikan SMP Terbuka kepada masyarakat, mendorong peserta didik SMP Terbuka lebih tekun belajar, dapat meningkatkan mutu pembelajaran, memberikan bekal keterampilan kepada anak didik.

Lomojari ini terbagi menjadi dua kategori yaitu akademik dan keterampilan. Pada kategori akademik diikuti oleh 32 SMP Terbuka dari 31 SMP Terbuka di Indonesia dan 1 dari luar negeri. Sementara pada kategori keterampilan, diikuti oleh 45 SMP Terbuka dari seluruh Indonesia.




InformasiGuru.Com Updated at: 05.50

0 comments:

Posting Komentar

Komentar Anda Sangat Dibutuhkan Untuk Tetap Menjalin Silaturahmi