Kemendikbud Bakal Segera Rehabilitasi Gedung Sekolah Rusak

| 13 November 2016

www.informasiguru.com / Kemendikbud Bakal Segera Rehabilitasi Gedung Sekolah Rusak

Kemendikbud Akan Segera Revitalisasi Gedung Sekolah Rusak

Kemendikbud Akan Segera Revitalisasi Gedung Sekolah Rusak


Masih terkait dengan kunjungan kerja Mendikbud di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada tanggal 10-11-2016 kemarin, Mendikbud didampingi oleh Acep Purnama selaku Bupati Kabupaten Kuningan melakukan peninjauan lokasi gedung SDN Bunigeulis 1 Hantara yang sebagian besar ruang belajar dan ruang gurunya terkena kobaran api pada akhir Juli yang telah lalu. Pada kesempatan tersebut, Muhadjir selaku Mendikbud menyampaikan rencana Kemendikbud untuk bisa segera melakukan perbaikan dan peningkatan kapasitas gedung sekolah di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita akan lakukan rehabilitasi pada gedung-gedung sekolah yang rusak ringan, sedang dan juga rusak berat. Nanti kita akan buat standarnya sesuai dengan kebutuhan belajar masa kini dan agar dapat menunjang program penguatan karakter di sekolah,” dipaparkan Mendikbud setelah meninjau kegiatan belajar di SDN Bunigeulis 1 Hantara, Kuningan, Jawa Barat.

Terkait biaya pembangunan gedung sekolah yang terbakar, Muhadjir menyampaikan bahwa Kemendikbud akan berbagi biaya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan. “Nanti kita akan gunakan APBN dari Kemendikbud dan APBD Pemkab Kuningan,” tutupnya.

Direktur Pembinaan SD Wowon Wirdayat yang mengikuti kunjungan kerja Mendikbud menyatakan pihaknya sudah menyiapkan skema revitalisasi sekolah yang dirancang agar dapat mewujudkan sekolah yang sehat dan nyaman untuk kegiatan belajar siswa. Wowon juga menyampaikan bahwa desain bangunan sekolah baru tersebut dilakukan secara gotong royong oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Kuningan.

Kepala sekolah SDN Bunigeulis 1, Kurniasih, mengungkapkan bahwa selama empat bulan terakhir siswa kelas VI harus belajar di dalam ruang kelas sementara yaitu tenda yang dibangun di lapangan sekolah, sedangkan siswa kelas 4 harus belajar di Mushala. Ia sampaikan rasa terima kasihnya mewakili pengelola sekolah atas bantuan yang diberikan Kemendikbud dan Pemkab Kuningan.

Pada saat berinteraksi dengan siswa kelas VI di tenda pengganti kelas sementara, Mendikbud Muhadjir memberikan apresiasinya kepada para siswa yang fasih dalam membawakan lagu-lagu Sunda yang diajarkan di sekolah. Baginya, penting agar anak-anak diperkenalkan dan diajarkan seni-budaya dan tradisi lokal sejak dini. Hal tersebut sejalan dengan penguatan pendidikan karakter.

Guru besar Universitas Negeri Malang itu juga menyampaikan pentingnya kegiatan belajar yang tidak terpaku pada metode pengajaran di dalam kelas. Guru harus dapat mendidik siswa melalui beragam cara dan meningkatkan aktivitas pembelajaran di luar kelas. “Saya ingin ekosistem sekolah dapat menjadi sumber belajar. Sebagian besar kegiatan belajar harus di luar kelas,” ujar Mendikbud.

Tak lupa ia menitipkan pesan kepada para guru dan komite sekolah agar dapat bergotong royong memajukan pendidikan di lingkungan mereka.



InformasiGuru.Com Updated at: 07.08

0 comments:

Poskan Komentar

Kami berterima kasih atas partisipasi Anda dengan berkomentar. Namun demikian, komentar Anda akan kami moderasi terlebih dahulu. Mohon maaf, menitipkan backlink yang tidak relevan dengan isi berita tidak akan kami tampilkan. Komentar yang menjurus SARA dan bersifat promosi juga tidak akan kami tampilkan. Salam sukses dan selamat berpartisipasi.