Download Contoh Judul dan Laporan PTK Taman Kanak-Kanak

| 15 Desember 2017

Download Kumpulan Contoh Judul dan Laporan PTK/ Penelitian Tindakan Kelas Taman Kanak-Kanak/ TK

Kumpulan Contoh-contoh Penelitian Tindakan Kelas Untuk Jenjang TK






Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bisa diartikan sebagai penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan teknik planning, acting,observing dan reflecting/ merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan guna lebih memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Keempat langkah utama dalam PTK yaitu merencanakan, tindakan, mengamati, dan refleksi adalah merupakan satu siklus yang saling berkaitan dan dalam PTK siklus akan selalu berulang.

Secara umum, PTK memiliki tujuan:
  • Memperbaiki dan meningkatkan kondisi-kondisi belajar serta kualitas pembelajaran.
  • Meningkatkan layanan professional dalam konteks pembelaaran, khhususnya layanan kepada peserta didik sehingga tercipta layanan prima.
  • Memberi kesempatan kepada guru berimprovisasi dalam melakukan tindakan pembelajaran yang direncanakan secara tepat waktu dan sasarannya.
  • Memberi kesempatan kepada guru mengadakan kajian secara bertahap kegiatan pembelajaran yang dilakukannya sehingga tercipta perbaikan yang berkesinambungan.
  • Membiasakan guru mengembangkan sikap ilmiah, terbuka dan jujur dalam pembelajaran.
PTK memiliki manfaat yang bisa digolongkan dalam dua aspek yakni aspek akademis dan aspek praktis.

Aspek Akademis, bermanfaat untuk membantu guru menghasilkan pengetahuan yang valid dan relevan bagi kelas mereka guna memperbaiki mutu pembelajaran dalam jangka pendek.

Sedangkan Aspek Praktis mempunyai manfaat antara lain:
  • Merupakan pelaksanaan inovasi pembelajaran dari bawah. Peningkatan mutu dan perbaikan proses pembelajaran yang dilakukan guru secara rutin merupakan wahana pelaksanaan inovasi pembelajaran. Oleh karena itu guru perlu mencoba untuk mengubah, mengembangkan, dan meningkatkan pendekatan, metode,maupun gaya pembelajaran sehingga dapat melahirkan suatu model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik kelas.
  • Pengembangan kurikulum di tingkat sekolah, artinya dengan guru melakukan PTK maka guru telah melakukan implementasi kurikulum dalam tataran praktis, yakni bagaimana kurikulum itu dikembangkan dan disesuaikan dnegan situasi dan kondisi, sehingga kurikulum dapat berjalan secara efektif melalui proses pembelajran yang aktif,inovatif,kreatif,efektif dan menyenangkan.
Baiklah, setelah kami tuliskan perihal pengertian PTK, tujuan PTK serta manfaat PTK di atas, selanjutnya kami sajikan untuk Anda tautan untuk mengunduh Contoh Judul dan Laporan PTK Taman Kanak-Kanak yang kami kumpulkan dari berbagai sumber beserta tautan downloadnya secara gratis dan mudah untuk Anda:


1.PENERAPAN METODE BERMAIN BOWLING ARITMATIKA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF (Penelitian Tindakan Kelas Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 08 Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun ajaran 2012/2013) - Anjrah Herry Yunanto
ABSTRAK
Kemampuan kognitif anak kelompok B TK Kemala Bhayangkari 08 masih
rendah karena untuk menyebutkan jumlah benda dengan angka yang
melambangkan masih banyak kesalahan, berdasarkan pengamatan tersebut
peneliti menemukan ide, gagasan atau rencana untuk melakukan penelitian
tindakan kelas dengan menggunakan metode bermain bowling aritmatika di TK
Kemala Bhayangkari 08 untuk mengembangkan kemampuan mengenal konsep
bilangan permulaan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan
kognitif. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di TK Kemala Bhayangkari 08
Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang pada bulan Juli-Agustus 2012.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian
Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri
atas tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data
kuantitatif dan kualititatif. Indikator keberhasilan adalah sebagai berikut :
meningkatnya kemampuan mengenal angka dan berhitung anak 80% dan kinerja
guru Baik dengan kriteria pengelolaan ruang dan fasilitas pembelajaran baik,
melaksanakan kegiatan pembelajaran baik, mengelola interaksi kelas baik,
bersikap terbuka dan luwes serta membantu mengembangkan sikap positif anak
terhadap belajar baik, mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam
pembelajaran tertentu baik, Melaksanakan evaluasi proses an hasil belajar baik
dan penggunaan bahasa indonesia yang tepat baik..
Berdasarkan data penelitian siklus I diperoleh kemampuan mengenal
angka dan berhitung anak mencapai 53%. Pada siklus II mengalami peningkatan
yaitu 70%. Pada siklus III mengalami peningkatan yang sangat baik yaitu 92%.
Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan
penerapan permainan bowling aritmatika di TK Kemala Bhayangkari 08 dapat
meningkatkan kemampuan mengenal angka dan berhitung pada anak dan
meningkatkan kinerja guru. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disarankan
untuk menggunakan permainan bowling aritmatika dalam pembelajaran terutama
untuk meningkatkan kemampuan kognitif mengenal angka, menghitung
penjumlahan dan pengurangan pada anak usia dini.
Herry Yunanto, Anjrah. 2012. Penerapan metode bermain Bowling Aritmatika
untuk mengembangkan kemampuan kognitif. Pendidikan Guru PAUD Universitas
Negeri Semarang. Pembimbing I Dra. Emmy Budiartati, M. Pd, Pembmbing II
Amirul Mukminin, S. Pd, M. Kes. Jumlah halaman 126.
Kata Kunci : Metode bermain bowling aritmatika, kemampuan kognitif.

Di bawah ini kami sediakan link untuk mengunduh file tersebut secara lengkap:

PENERAPAN METODE BERMAIN BOWLING ARITMATIKA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF (Penelitian Tindakan Kelas Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 08 Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun ajaran 2012/2013) - Anjrah Herry Yunanto

2.MENINGKATKAN PENGETAHUAN SAINS MELALUI PENDEKATAN EKSPLORASI LINGKUNGAN SEKITAR DI TK PERTIWI KENJER KECAMATAN KERTEK KABUPATEN WONOSOBO KELOMPOK B TAHUN AJARAN 2012/2013 - DWI ERAWATI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak didik
Taman Kanak-kanak TK Pertiwi Kenjer di Kenjer Kertek Wonosobo dalam
pengetahuan sainsnya melalui metode atau pendekatan eksplorasi lingkungan
sekitar.
Penelitian dilakukan dengan tindakan kelas dengan metode kuantitatif dan
kualitatif. Subjek penelitiannya anak didik TK Pertiwi Kenjer Kelompok B yang
terdiri dari 19 anak, di Kenjer Kertek Wonosobo. Teknik analisis data yang
digunakan adalah deskriptif persentatif dan deskriptif aktivitas anak didik.
Validitas data menggunakan validitas isi (content validity).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eksplorasi Lingkungan Sekitar dapat
meningkatkan kemampuan sains anak didik terbukti dari kenyataan bahwa kondisi
awal sebelum dilakukan tindakan, rata-rata persentasi kemampuan sains anak
sebesar 31%. Kemudian setelah dilakukan tindakan penelitian kelas melalui
Eksplorasi Lingkungan Sekitar rata-rata persentasi kemampuan sains anak
meningkat menjadi 41%. Berikutnya pada siklus II rata-rata persentasi
kemampuan sains anak meningkat sebesar 59% dan terakhir pada siklus III ratarata
persentasi kemampuan sains anak sudah mencapai target sesuai dengan yang
diharapkan peneliti yaitu sebesar 83%.
Kesesuaian penggunaan metode pembelajaran akan menentukan
tercapainya tujuan pendidikan. Semua tujuan pendidikan yang ingin dicapai
selayaknya sudah tersusun dalam kurikulum sebagai alat yang harus dimiliki guru
dalam menjalankan tugasnya. Sedangkan cara menggunakan alat akan sangat
bergantung pada kompetensi guru. Kemampuan guru dalam menghubungkan
tujuan pendidikan dengan cara mencapainya tidak lepas dari tiga langkah penting.
Tiga langkah penting ini meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
Penentuan metode pembelajaran terjadi pada tiga proses langkah penting tersebut.
Penentuan metode eksplorasi lingkungan sekitar untuk meningkatkan pengetahuan
sains adalah cara yang tepat dan terbukti berhasil dalam praktik Penelitian
Tindakan Kelas di TK Petiwi kenjer kelompok B, Kenjer Kertek Wonosobo.
Dwi Erawati. 2013. Meningkatkan Pengetahuan Sains Anak melalui Pendekatan
Eksplorasi Lingkungan Sekitar Di TK Pertiwi Kenjer Kelompok B Tahun Ajaran
2012/2013. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang. Skripsi ini di bawah
bimbingan Dr. Sri S. Dewanti Handayani, M.Pd dan Ali Formen, S.Pd.M.Ed
Kata kunci : Pendekatan Eksplorasi Lingkungan Sekitar, Sains

Di bawah ini kami sediakan link untuk mengunduh file tersebut secara lengkap:

MENINGKATKAN PENGETAHUAN SAINS MELALUI PENDEKATAN EKSPLORASI LINGKUNGAN SEKITAR DI TK PERTIWI KENJER KECAMATAN KERTEK KABUPATEN WONOSOBO KELOMPOK B TAHUN AJARAN 2012/2013 - DWI ERAWATI

3.MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN SEMESTER 1 DI TK NASIMA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 - ENNY YULIANTI
ABSTRAK
Pendidikan untuk anak usia dini (0-8 tahun) merupakan pendidikan yang
memiliki karakteristik berbeda dengan anak usia lain, sehingga pendidikannyapun
perlu dipandang sebagai sesuatu yang dikhususkan. Salah satu metode yang dapat
digunakan pendidik untuk meningkatkan kecerdasan spiritual tersebut adalah
dengan bermain peran. Kurangnya kecerdasan spiritual anak menjadi masalah
yang dihadapi guru kelompok A1 TK Nasima Semarang. Berdasarkan kondisi
tersebut rumusan masalah yang dipaparkan dalam penulisan ini yaitu: Bagaimana
meningkatkan kecerdasan spiritual melalui metode bermain peran pada anak usia
4-5 tahun di TK Nasima Semarang? Dan seberapa besar pengaruh metode
bermain peran terhadap peningkatan kecerdasan spiritual pada anak usia 4-5 tahun
di TK Nasima Semarang?
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang
dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdapat
perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa
kelompok A1 TK Nasima Semarang tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah
24 anak. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode
wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada siklus I menunjukkan bahwa
ketuntasan siswa dalam belajar hanya 63% atau sebanyak 15 siswa, kemudian
pada siklus II meningkat menjadi 83% atau sebanyak 20 siswa. Sedangkan siswa
yang tidak tuntas dalam belajar pada siklus I adalah 37% atau sebanyak 9 siswa,
kemudian pada siklus II menurun menjadi 17% atau sebanyak 4 siswa. Secara
garis besar pelaksanaan pembelajaran telah sesuai yang diharapkan peneliti,
dimana proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan tercipta suasana
belajar yang kondusif.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan metode
bermain peran dapat dikatakan berhasil dalam rangka meningkatkan kecerdasan
spiritual anak, untuk itu disarankan pada semua guru dapat memberikan kegiatan
bermain peran yang menarik dan menyenangkan anak, selain itu guru juga harus
mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan anak.
ENNY YULIANTI, NIM 1601910020, 2013 “Meningkatkan Kecerdasan
Spiritual Melalui Metode Bermain Peran pada Anak Usia 4-5 Tahun
Semester 1 di TK Nasima Semarang Tahun Pelajaran 2012/2013”.
Skripsi progam studi Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu
Pendidikan, Universitas Negeri semarang.
Kata kunci: Kecerdasan Spiritual, Metode Bermain Peran

Di bawah ini kami sediakan link untuk mengunduh file tersebut secara lengkap:

MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN SEMESTER 1 DI TK NASIMA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 - ENNY YULIANTI

4.UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KONSEP HAK DAN KEWAJIBAN MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK B DI TK MUSLIMAT MIFTAHUL ULUM KALITORONG SEMESTER I TAHUN AJARAN 2012/2013 - Endang Yuliasih
ABSTRAK
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah
ada peningkatan hasil belajar konsep hak dan kewajiban melalui metode bermain
peran pada kelompok B di TK Muslimat Miftahul Ulum Kalitorong Tahun Ajaran
2012/2013.
Penelitian ini dilaksanakan di TK Muslimat Miftahul Ulum Kalitorong pada
kelompok B Semester I bulan Juli-Agustus 2012/2013 .Populasi dalam penelitian
ini adalah anak didik kelompok B TK Muslimat Miftahul Ulum Kalitorong yang
berjumlah 15 anak. Fokus dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar
konsep hak dan kewajiban melalui metode bermain peran.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan
Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri atas tahapan
perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam
penelitia ini 75%.
Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan signifikan dalam ketercapaian
belajar konsep hak dan kewajiban anak didik kelompok B TK Muslimat Miftahul
Ulum Kalitorong, hal ini ditunjukkan oleh kenyataan bahwa sebelum
dilaksanakan metode bermain peran 40% anak didik memperoleh ketercapaian
belajar. Sementara setelah pelaksanaan metode bermain peran persentase naik hingga 85%.
Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran konsep hak dan kewajiban dengan
metode bermain peran pada anak didik di kelompok B di TK Muslimat Miftahul
Ulum kalitorong Tahun Ajaran 2012/2013 lebih efektif dibanding dengan metode yang lain.
Yuliasih, E. 2013 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Konsep Hak dan Kewajiban
Melalui Metode Bermain Peran Pada Kelompok B di TK Muslimat Miftahul Ulum
Kalitorong Semester 1 Tahun Ajaran 20012/20013. Skripsi. Pembimbing I. Ali
Formen, S.Pd, M.Ed, Pembimbing II. RinaWindiarti, S.Pd.

Di bawah ini kami sediakan link untuk mengunduh file tersebut secara lengkap:

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KONSEP HAK DAN KEWAJIBAN MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK B DI TK MUSLIMAT MIFTAHUL ULUM KALITORONG SEMESTER I TAHUN AJARAN 2012/2013 - Endang Yuliasih

5.MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KERJASAMA ANAK DALAM BERMAIN ANGIN PUYUH (Penelitian Tindakan Kelas Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 08 Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun ajaran 2012/2013)
- Ria Adistyasari
ABSTRAK
Keterampilan sosial dan kerjasama anak kelompok B TK Kemala
Bhayangkari 08 kurang maksimal, berdasarkan pengamatan tersebut peneliti
menemukan ide, gagasan atau rencana untuk melakukan penelitian tindakan kelas
dengan menggunakan kegiatan permainan angin puyuh di TK Kemala
Bhayangkari 08 dalam pegembangan keterampilan sosial dan kerjasama anak.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yang pertama adalah apakah
permainan angin puyuh dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kerjasama
anak melalui kerjasama?. Permasalahan yang kedua adalah apakah faktor
pendukung dan kendala dari permainan angin puyuh dalam meningkatkan
keterampilan sosial dan kerjasama anak di TK Kemala Bhayangkari 08?. Tujuan
penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial dan kerjasama anak
dalam bermain angin puyuh dan faktor pendukung dan kendala dari permainan
angin puyuh dalam meningkatkan keterampilan sosial dan kerjasama anak di TK
Kemala Bhayangkari 08. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan di TK Kemala
Bhayangkari 08 Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Penelitian
Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri atas
tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data
kuantitatif dan kualititatif. Indikator keberhasilan adalah sebagai berikut :
meningkatnya keterampilan sosial dan kerjasama anak lebih dari 80% dan kenerja
guru minimal Baik yaitu dengan presentase 3,00.
Dari analisis data penelitian siklus I diperoleh hasil kemampuan
keterampilan sosial dan kerjasama anak dalam bermain angin puyuh adalah 45%
dengan kategori sangat kurang, kemudian dilanjutkan perbaikan ke siklus II dan
hasil penelitian meningkat sebesar 70% dengan kategori cukup. Untuk lebih
memaksimalkan keterampilan sosial dan kerjasama anak melalui bermain angin
puyuh, peneliti melanjutkan perbaikan ke siklus III dengan peningkatan sangat
baik menjadi 90%.
Berdasarkan dari hasil penelitian peneliti menyimpulkan bahwa dengan
bermain angin puyuh di TK Kemala Bhayangkari 08 dapat meningkatkan
keterampilan sosial dan kerjasama anak dan juga meningkatkan kinerja guru.
Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disarankan untuk menggunakan permainan
angin puyuh dalam memberikan pembelajaran terutama untuk meningkatkan
keterampilan sosial dan kerjasama pada anak usia dini
Adistyasari, Ria. 2013. Meningkatkan keterampilan sosial dan Kerjasama Anak
Dalam Bermain Angin Puyuh. Pendidikan Guru PAUD Universitas Negeri
Semarang. Pembimbing I Dra. Emmy Budiartati, M. Pd, Pembimbing II Wulan
Adiarti, S. Pd, M. Pd. Jumlah halaman 113.
Kata Kunci : keterampilan sosial, kerjasama dan bermain angin puyuh.

Di bawah ini kami sediakan link untuk mengunduh file tersebut secara lengkap:
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KERJASAMA ANAK DALAM BERMAIN ANGIN PUYUH (Penelitian Tindakan Kelas Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 08 Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun ajaran 2012/2013)
- Ria Adistyasari


6.PENELITIAN TINDAKAN KELAS EKSPLORASI BENTUK-BENTUK GEOMETRI DENGAN BERBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA KELOMPOK A1 TK MASYITHOH TUNAS BANGSA, KARANGLUHUR, KALIANGET, WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2012-2013 - SITI SOFIAH
ABSTRAK
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran bentuk-bentuk geometri pada kelompok A1 TK Masyithoh Tunas Bangsa,
Karangluhur, Kalianget, Wonosobo.
Penelitian dilaksanakan di Kelompok A1 TK Masyithoh Tunas Bangsa, Karangluhur,
Kalianget, Wonosobo pada bulan Agustus dan September 2012 dalam dua siklus. Tiap siklus
sekali pertemuan dengan waktu 150 menit. Penelitian dilakukan dengan menerapkan berbagai
media pembelajaran, yaitu : media gambar diam/mati, media grafis, media model, dan media
realita.
Data penelitian diambil menggunakan teknik tes, dokumentasi dan wawancara. Instrumen
penelitian menggunakan lembar hasil belajar dan lembar observasi. Lembar hasil belajar
digunakan untuk mencatat data kuantitatif berupa hasil belajar siswa sebelum siklus dan sesudah
siklus. Lembar observasi digunakan untuk mencatat data kualitatif berupa pengamatan tentang
partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran sebelum siklus dan sesudah siklus.
Analisis data menggunakan teknik deskriptif analitik. Data kuantitatif dari lembar hasil
belajar diolah menggunakan analisis persentase. Data kualitatif dari lembar observasi,
diklasifikasikan berdasarkan aspek-aspek yang dijadikan fokus analisis. Data kuantitatif dan data
kualitatif kemudian dikaitkan sebagai dasar untuk mendeskripsikan keberhasilan penerapan
berbagai media pembelajaran, yang ditandai dengan meningkatnya hasil belajar bentuk-bentuk
geometri dan perubahan partisipasi (tingkah laku siswa di kelas) yang menyertainya.
Indikator kinerja dari data kuantitatif ditetapkan kriteria bahwa semakin meningkat
perolehan hasil belajar bentuk-bentuk geometri para siswa pada kategori diatasnya menunjukkan
kriteria peningkatan kualitas pembelajaran . Indikator kinerja dari data kualitatif ditetapkan bahwa
peningkatan partisipasi siswa dan peningkatan sikap positif baik dari segi kualitas maupun
kuantitasnya sebagai indikator peningkatan pembelajaran yang positif dari siklus ke siklus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dari siklus ke siklus.
Peningkatan hasil belajar siswa diikuti oleh peningkatan kriteria partisipasi siswa dari siklus ke
siklus. Tindakan pada siklus I dapat meningkatkan hasil belajar siswa mencapaai kriteria baik dan
sangat baik mencapai 28,57%. Tindakan pada siklus II dapat meningkatkan hasil belajar semua
siswa mencapai kriteria baik 47,62% dan kriteria sangat baik mencapai 52,38%. Sehingga tidak
perlu dilakukan tindakan pada siklus berikutnya.
Simpulan : penerapan berbagai media pada pembelajaran bentuk-bentuk geometri dapat
meningkatkan kualitas pembelajaran pada kelompok A1 TK Masyithoh Tunas Bangsa,
Karangluhur, Kalianget, Wonosobo Tahun Pelajaran 2012-2013. Hal ini ditandai oleh peningkatan
persentase siswa yang memperoleh hasil belajar dengan kriteria baik (skor 4) dan sangat baik
(skor 5), yaitu dari semula 0 % (baik) dan 0% (sangat baik). Siklus I: 28,57% (baik) dan 28,57%
(sangat baik). Siklus II: 47,62% (baik) dan 52,38% (sangat baik).
Siti Sofiah (1601910034), Judul : “Eksplorasi Bentuk-bentuk Geometri dengan Berbagai Media
untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran pada Kelompok A1 TK Masyithoh Tunas Bangsa,
Karangluhur, Kalianget, Wonosobo Tahun Pelajaran 2012-2013”.
Kata kunci : Media pembelajaran, Kualitas Pembelajaran, Bentuk-bentuk Geometri

Di bawah ini kami sediakan link untuk mengunduh file tersebut secara lengkap:

PENELITIAN TINDAKAN KELAS EKSPLORASI BENTUK-BENTUK GEOMETRI DENGAN BERBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA KELOMPOK A1 TK MASYITHOH TUNAS BANGSA, KARANGLUHUR, KALIANGET, WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2012-2013 - SITI SOFIAH


Dipersilahkan untuk mendonwload file tersebut pada tautan yang telah kami sediakan agar mendapatkan file yang lengkap dan utuh.

Kami cukupkan sampai di sini tulisan kami yang berjudul:

Download Contoh Judul dan Laporan PTK Taman Kanak-Kanak

Semoga sebaran informasi ini bermanfaat dan salam sukses selalu untuk Anda!


InformasiGuru.Com Updated at: 09.01

0 comments:

Posting Komentar

Masukan dari Anda Terhadap Tulisan Kami Akan Sangat Kami Apresiasi. Terima Kasih dan Selamat Berpartisipasi!