Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 K13

| 24 Maret 2018

Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7/ VII Kurikulum 2013/ K13

Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013






Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 ini kami hadirkan dengan tujuan untuk membantu para siswa kelas VII dalam mempersiapkan diri menghadapi UKK/ PAS/ UAS semester II khusus mapel Bahasa Indonesia. Tentu harapan kami, contoh soal ini bisa menjadi sarana belajar dalam pemantapan diri jelang ulangan/ penilaian akhir semester/ ulangan kenaikan kelas semester 2 pada tahun ini.

Peserta didik kelas 7 sangat dianjurkan memakai contoh soal yang kami share ini sebagai salah satu referensi belajar karena contoh soal UKK/ PAS II ini merupakan soal yang secara faktual telah diujikan pada tahun sebelumnya, yakni contoh soal tahun 2017. Jadi, para peserta didik kelas 7 bisa mempergunakannya dengan bijak dan proporsional. Biasanya, soal untuk tahun berikutnya tidak akan jauh berbeda dari format soal yang pernah diujikan pada tahun sebelumnya sehingga peserta didik diharapkan mampu memaksimalkan contoh soal UKK/ PAS mapel Bahasa Indonesia semester 2 yang kami bagikan ini.

PAS/ UKK/ UAS semester II merupakan sarana evaluasi belajar bagi para peserta didik/siswa yang dilaksanakan pada akhir semester dua (2/II). Ia juga menjadi hal yang sangat penting keberadaannya karena kontribusi atau sumbangannya terhadap penentuan kenaikan kelas siswa kelas 7 menuju ke jenjang berikutnya, yaitu kelas 8. Belajar dengan rajin dan berkesinambungan adalah hal pokok yang harus dilakukan peserta didik dengan penuh rasa tanggungjawab mengingat belajar adalah tugas utama sebagai seorang siswa.

Berikut adalah tautan Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013:





Berikut adalah kutipan dari Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 K13 tersebut:

PENILAIAN AKHIR SEMESTER 2 KURIKULUM 2013 BAHASA INDONESIA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAHUN PELAJARAN 2016/2O17

Bacalah syair berikut untuk menjawab soal no 1 dan 2!

Inilah gerangan suatu madah
Mengarangkan syair terlalu indah
Membetuli jalan tempat berpindah
Disanalah iktikad diperbetuli sudah

1.Pernyataan yang tidak tepat untuk menggambarkan bentuk syair tersebut adalah ....
a.bersajak a-a-a-a
b.terdiri atas 8-12 suku kata
c.terdapat sampiran dan isi
d.terdiri atas 4 baris dalam 1 bait

2.Makna kata iktikad pada syair di atas adalah ...
a.perilaku
b.keyakinan
c.waspada
d.bijaksana

Bacalah kutipan teks fabel berikut dengan seksama untuk soal nomer 13-15!

Pada suatu sore di sebuah hutan belantara yang begitu luas tumbuhlah sebuah pohon yang begitu rindang, daunnya begitu lebat, buah banyak ranum berwarna kuning keemasan. Seekor burung jalak sedang terbang dan hinggap di dahan pohon tersebut, ia berkicau meuji keindahan pohon tersebut.

13.Kutipan cerita fabel tersebut termasuk dalam jenis ....
a.fabel adaptasi
b.fabel alami
c.fabel berkoda
d.fabel tanpa koda

14.Daftar rangkaian peristiwa yang terdapat pada kutipan cerita fabel tersebut adalah ....
a.Di sebuah hutan belantara yang begitu luas
b.Pohon yang begitu rindang dengan daun yang lebat
c.Buah ranum berwarna kuning keemasan
d.Burung jalak memuji keindahan pohon

15.Kutipan fabel tersebut merupakan struktur ....
a.orientasi
b.komplikasi
c.resolusi
d.koda

Berikut dipetikkan pula Petunjuk Umum

A.Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Pengembangan kurikulum, termasuk Bahasa Indonesia, merupakan konsekuensi
logis dari perkembangan kehidupan dan perkembangan pengetahuan tentang
bahasa dan bagaimana cara berbahasa yang terwujud dalam teori belajar bahasa
terkini. Perkembangan teori belajar bahasa berkontribusi terhadap pemahaman
tentang hakikat bahasa, hakikat bagaimana manusia belajar dan hakikat komunikasi
interkultural, dan sekaligus tentang manusia itu sendiri yang kesemuanya ini saling
berkaitan dengan saling berdampak satu sama lain. Pemahaman hal ini dimaksudkan
untuk peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia secara berkesinambungan.
Kurikulum Bahasa Indonesia secara ajeg dikembangkan mengikuti perkembangan
teori tentang bahasa dan teori belajar bahasa yang sekaligus menjawab tantangan
kebutuhan zaman. Hal ini dimulai sejak 1984 hingga sekarang Kurikulum 2013.
Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan “outcomes-based
curriculum”. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian
kompetensi yang dirumuskan dari SKL. Demikian pula penilaian hasil belajar dan
hasil kurikulum diukur dari pencapaian kompetensi. Keberhasilan kurikulum
diartikan sebagai pencapaian kompetensi yang dirancang dalam dokumen kurikulum
oleh seluruh peserta didik.
Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar para siswa memiliki kompetensi
berbahasa Indonesia untuk berbagai fungsi komunikasi dalam berbagai kegiatan
sosial. Kegiatan yang dirancang dalam buku diharapkan dapat membantu siswa
mengembangkan kompetensi berbahasa, kognisi, kepribadian, dan emosi siswa.
Selain itu, pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan dapat menumbuhkan minat
baca dan minat menulis.

Sehubungan dengan tujuan-tujuan tersebut, pembelajaran Bahasa Indonesia
dikembangkan berdasarkan pendekatan komunikatif, pendekatan berbasis teks,
pendekatan CLIL (content language integrated learning), pendekatan pendidikan
karakter, dan pendekatan literasi.
Konsep utama pengembangan buku teks ini adalah berbasis-genre. Genre
dimaknai sebagai kegiatan sosial yang memiliki jenis yang berbeda sesuai dengan
tujuan kegiatan sosial dan tujuan komunikatifnya. Masing-masing jenis genre
memiliki kekhasan cara pengungkapan (struktur retorika teks) dan kekhasan
unsur kebahasaan. Inilah cara pandang baru tentang bahasa. Pada Kurikulum
2006 pembelajaran Bahasa Indonesia menekankan pada pendekatan komunikatif.
Kurikulum 2013 lebih menajamkan efek komunikasinya dan dampak fungsi
sosialnya. Bahasa dan isi menjadi dua hal yang saling menunjang. Content Language
Integrated Learning menonjolkan empat unsur penting sebagai penajaman pengertian
kompetensi berbahasa, yaitu isi (content), bahasa/komunikasi (communication),
kognisi (cognition), dan budaya (culture).

Alokasi waktu Mata Pelajaran Bahasa Indonesia adalah 6 jam per minggu. Jam belajar SMP adalah 40 menit. Pemetaan keseluruhan kelas diringkas pada tabel berikut.

Pemetaan Genre Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Kompetensi Dasar KI-3 Dan KI-4 SMP

UrutanLogis Genre dan lokasi sosialnya
Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9
1 Deskripsi: mendeskripsikan objek dan peristiwa Rekon: berita Laporan: percobaan/eksperimen
2 Narasi: cerita fantasi Eksposisi: iklan, slogan, poster Eksposisi: pidatoPersuasif
3 Prosedur: cara melakukan sesuatu dan membuat sesuatu Eksposisi: artikel ilmiah popular Narasi: cerita pendek
4 Laporan: hasil observasi (buku pengetahuan) Puisi: puisi ttg perjuangan, lingkungan hidup, kondisi sosial, dll Literasi: laporan (peta konsep, alur buku) dan tanggapan membaca buku
5 Puisi: puisi rakyat (pantun, syair, puisi rakyat daerah) Eksplanasi: paparan tentang fenomena alam Diskusi: (pro kontra permasalahan, seperti kesadaran pajak, korupsi, lingkungan hidup, dll.)
6 Narasi: fabel/legenda daerah Respon/review: produk budaya (film, cerpen, puisi, novel, karya seni daerah) Narasi: cerita inspiratif (ungkapan simpati, kepedulian, empati, perasaan pribadi)
7 Rekon (recount)dan Eksposisi: surat pribadi, surat dinas Eksposisi: (saran, ajakan, arahan, pertimbangan) Literasi: laporan (peta konsep, alur buku) dan tanggapan membaca buku
8 Literasi: laporan dan tanggapan membaca buku * Narasi/Fiksi: drama (tradisional dan modern) -

B. Karakteristik Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Mata pelajaran Bahasa Indonesia menjadi modal dasar untuk belajar dan
perkembangan anak-anak Indonesia. Mata pelajaran Bahasa Indonesia membina dan
mengembangkan kepercayaan diri siswa sebagai komunikator, pemikir imajinatif
dan warga negara Indonesia yang melek literasi dan informasi. Pembelajaran
Bahasa Indonesia membina dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan
berkomunikasi yang dibutuhkan siswa dalam menempuh pendidikan dan di dunia
kerja.
Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia secara umum bertujuan
agar siswa mampu mendengarkan, membaca, memirsa, berbicara, dan menulis.
Kompetensi dasar dikembangkan berdasarkan tiga hal yang saling berhubungan dan
saling mendukung mengembangkan pengetahuan siswa, memahami, dan memiliki
kompetensi mendengarkan, membaca, memirsa, berbicara, dan menulis. Ketiga hal
tersebut adalah bahasa (pengetahuan tentang Bahasa Indonesia); sastra (memahami,
mengapresiasi, menanggapi, menganalisis, dan menciptakan karya sastra; literasi
(memperluas kompetensi berbahasa Indonesia dalam berbagai tujuan khususnya
yang berkaitan dengan membaca dan menulis).
Bahasa. Pengetahuan tentang Bahasa Indonesia yang dimaksud adalah
pengetahuan tentang bahasa Indonesia dan bagaimana penggunaannya yang
efektif. Siswa belajar bagaimana bahasa Indonesia memungkinkan orang saling
berinteraksi secara efektif; membangun dan membina hubungan; mengungkapkan
dan mempertukarkan pengetahuan, keterampilan, sikap, perasaan, dan pendapat.
Siswa mampu berkomunikasi secara efektif melalui teks yang koheren, kalimat yang
tertata dengan baik, termasuk tata ejaan, tanda baca pada tingkat kata, kalimat, dan
teks yang lebih luas. Pemahaman tentang bahasa, bahasa sebagai sistem dan bahasa
sebagai wahana pengetahuan dan komunikasi akan menjadikan siswa sebagai penutur
Bahasa Indonesia yang produktif.
Sastra. Pembelajaran sastra bertujuan melibatkan siswa mengkaji nilai
kepribadian, budaya, sosial, dan estetik. Pilihan karya sastra dalam pembelajaran yang
berpotensi memperkaya kehidupan siswa, memperluas pengalaman kejiwaan, dan
mengembangkan kompetensi imajinatif. Siswa belajar mengapresiasi karya sastra dan
menciptakan karya sastra mereka sendiri akan memperkaya pemahaman siswa akan
kemanusiaan dan sekaligus memperkaya kompetensi berbahasa. Siswa menafsirkan,
mengapresiasi, mengevaluasi, dan menciptakan teks sastra seperti cerpen, novel,
puisi, prosa, drama, film, dan teks multimedia (lisan, cetak, digital/ online). Karya
sastra untuk pembelajaran yang memiliki nilai artistik dan budaya diambil dari
karya sastra daerah, sastra Indonesia, dan sastra dunia. Karya sastra yang memiliki
potensi kekerasan, kekasaran, pornografi, konflik, dan memicu konflik SARA harus
dihindari. Karya sastra unggulan namun belum sesuai dengan pembelajaran di
sekolah, kemungkinan modifikasi untuk kepentingan pembelajaran dimungkinkan
untuk dilakukan tanpa melanggar hak cipta karya sastra.
Literasi. Aspek literasi bertujuan mengembangkan kemampuan siswa
menafsirkan dan menciptakan teks yang tepat, akurat, fasih, dan penuh percaya
diri selama belajar di sekolah dan untuk kehidupan di masyarakat. Pilihan teks
mencakup teks media, teks sehari-hari, dan teks dunia kerja. Rentangan bobot teks
dari kelas 1 hingga kelas 12 secara bertahap semakin kompleks dan semakin sulit,
dari bahasa sehari-hari pengalaman pribadi hingga semakin abstrak, bahasa ragam
teknis dan khusus, dan bahasa untuk kepentingan akademik. Siswa dihadapkan
pada bahasa untuk berbagai tujuan, audiens, dan konteks. Siswa dipajankan pada
beragam pengetahuan dan pendapat yang disajikan dan dikembangkan dalam teks
dan penyajian multimodal (lisan, cetakan, dan konteks digital) yang mengakibatkan
kompetensi mendengarkan, memirsa, membaca, berbicara, menulis dan mencipta
dikembangkan secara sistematis dan berperspektif masa depan.

Dipersilahkan untuk mendonwload file tersebut pada tautan yang telah kami sediakan agar mendapatkan isi file yang lengkap dan utuh.

Kami cukupkan sampai di sini tulisan kami yang berjudul:

Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 K13

Semoga sebaran informasi ini bermanfaat dan salam sukses selalu untuk Anda!


InformasiGuru.Com Updated at: 23.43

0 comments:

Posting Komentar

Masukan dari Anda Terhadap Tulisan Kami Akan Sangat Kami Apresiasi. Terima Kasih dan Selamat Berpartisipasi!