Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 PJOK SMP/MTs Kelas 7 K13

| 28 Maret 2018

Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II PJOK SMP/MTs Kelas 7/ VII Kurikulum 2013 (K13) I pdf

Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II PJOK SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013






Tulisan kali ini yang berjudul Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 PJOK SMP/MTs Kelas 7 K13 telah kami persiapkan dengan sebaik mungkin dan semoga bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta didik kelas 7 SMP/ MTs yang dalam waktu tidak lama lagi segera bergelut dengan jadwal UKK/ PAT/ UAS semster II pada tahun ajaran ini.

Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) merupakan salah satu mata pelajaran pada Kurikulum 2013. PJOK merupakan bagian integral dari program pendidikan nasional, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui pembekalan pengalaman belajar menggunakan aktivitas jasmani terpilih dan dilakukan secara sistematis.

Kurikulum 2013 menekankan bahwa mata pelajaran PJOK memiliki konten yang unik untuk memberi warna pada pendidikan karakter bangsa, di samping diarahkan untuk mengembangkan kompetensi gerak dan gaya hidup sehat. Muatan kearifan lokal dari Kurikulum 2013 diharapkan mampu mengembangkan apresiasi terhadap kekhasan multikultural dengan mengenalkan permainan dan olahraga tradisional yang berakar dari budaya suku bangsa Indonesia.

Setelah kita memahami isi dan tujuan mapel PJOK jenjang SMP/ MTs kurikulum 2013 di atas, kini saatnya kami berbagi contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 PJOK SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 terbaru. Seperti sebaran contoh soal UKK untuk mapel yang lainnya, contoh soal UKK PJOK kelas 7 inipun menggunakan file/ berkas soal UKK PJOK yang diujikan pada tahun ajaran 2016/ 2017 yang lalu.

Dengan menggunakan contoh soal terbaru dan valid, harapan kami ialah semoga ia bisa dipergunakan sebagai sarana belajar dalam menghadapi UKK/ UAS semester 2 pada tahun ajaran ini. Walau tiada jaminan bahwa contoh soal ini akan keluar saat UKK yang sebenarnya berlangsung akan tetapi setidaknya peserta didik diharapkan mampu mengantisipasi jenis soal yang pernah diujikan dan meraba-raba kemungkinan materi apa saja yang akan keluar pada UKK nanti.

Berikut adalah tautan Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II PJOK SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013:




Berikut adalah kutipan dari Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 PJOK SMP/MTs Kelas 7 K13 tersebut:

1. Sepakbola merupakan permainan beregu yang masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain dan dimainkan dalam dua babak derngan waktu ....
a.2X40 menit, istirahat 15 menit
b.2X40 menit, istirahat 10 menit
c.2X45 menit, istirahat 10 menit
d.2X45 menit, istirahat 15 menit
5. Melambungkan dan memantulkan bola ke udara dalam permainan bola voli dikatakan syah bila menggunakan ....
a.dua tangan
b.satu tangan
c.mengumpan
d.bagian tubuh mana saja
10. Permainan bola basket yang kita kenal selama ini diciptakan oleh ....
a.Dr.Luther Hasley Gulick
b.Dr.James A. Naismith
c.Dr.Elmer Beny
d.Oscar Pistorius
20. Induk orgoanisasi internasional untuk cabang atletik adalah ....
a.FIFA
b.FIBA
c.FINA
d.IAAF
27. Lari zig-zag merupakan contoh latihan untuk meningkatkan ....
a.daya tahan
b.kecepatan
c.kekuatan
d.kelincahan
33. Salah satu ciri gaya renang dengan posisi tubuh terlentang adalah ...
a.crawl
b.backcrawl
c.butterfly
d.dolphin
40. Suatu cara memindahkan sasaran dari arah serangan dalam pencak silat dinamakan ....
a.pembelaan
b.tangkisan
c.serangan
d.elakan

Dipersilahkan untuk mendonwload file tersebut pada tautan yang telah kami sediakan agar mendapatkan file yang lengkap dan utuh.

Kami cukupkan sampai di sini tulisan kami yang berjudul:

Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 PJOK SMP/MTs Kelas 7 K13

Semoga sebaran informasi ini bermanfaat dan salam sukses selalu untuk Anda!

Berikut kami tuliskan tentang Gambaran Pelaksanaan Pembelajaran Penjasorkes

Proses pembelajaran Pendidikan, Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolahsekolah
Indonesia saat ini masih memprihatinkan. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor,
diantaranya ialah terbatasnya kemampuan guru PJOK dan sumber-sumber yang digunakan
untuk mendukung proses pembelajaran PJOK.
Kualitas guru PJOK yang ada pada sekolah dasar dan lanjutan pada umumnya kurang
memadai. Mereka kurang mampu dalam melaksanakan profesinya secara kompeten. Mereka
belum berhasil melaksanakan tanggung jawabnya untuk mendidik siswa secara sistematik
melalui pendidikan jasmani. Tampak pendidikan jasmani belum berhasil mengembangkan
kemampuan dan keterampilan anak secara menyeluruh baik fisik. Mental maupun intelektual
(Kantor Menpora, 1983).
Hal ini benar mengingat bahwa banyak guru PJOK di sekolah adalah bukan guru
khusus yang secara normal mempunyai kompetensi dan pengalaman yang terbatas dalam
bidang pendidikan jasmani. Mereka banyak adalah guru kelas yang harus mampu mengajar
berbagai mata pelajaran yang salah satunya adalah PJOK. Gaya mengajar yang dilakukan
oleh guru dalam praktik pendidikan jasmani cenderung tradisional. Model metode-metode
praktik dipusatkan pada guru (Teacher Centered) dimana para siswa melakukan latihan fisik
berdasarkan perintah yang ditentukan oleh guru. Latihan-latihan tersebut hampir tidak pernah
dilakukan oleh anak sesuai dengan inisiatif sendiri (Student Centered).
Guru PJOK tradisional cenderung menekankan pada penguasaan keterampilan cabang
olahraga. Pendekatan yang dilakukan seperti halnya pendekatan pelatihan olahraga. Dalam
pendekatan ini, guru menentukan tugas-tugas ajarnya kepada siswa melalui kegiatan fisik
tak ubahnya seperti melatih suatu cabang olahraga. Kondisi seperti ini mengakibatkan tidak
optimalnya fungsi pengajaran pendidikan jasmani sebagai medium pendidikan dalam rangka
pengembangan pribadi anak seutuhnya.

Ditinjau dari konteks isi kurikulum, pembelajaran yang dilakukan oleh guru PJOK
secara praktis tidak tampak adanya kesinambungan. Tugas ajar yang diberikan oleh guru
untuk SD, SMP dan SMA pada hakikatnya tidak berbeda. Demikian pula, ketidakjelasan
dalam tata urutan dan tingkat kesukaran tugas-tugas ajar tersebut.
Penerapan model pembelajaran PJOK tradisional sering mengabaikan tugas-tugas ajar
yang sesuai degan taraf perkembangan anak. Mengajar anak-anak SD, SMP disamakan dengan
anak-anak SMA. Bentuk-bentuk modifikasi baik dalam peraturan, ukuran lapangan maupun
jumlah pemain tidak terperhatikan. Karena tidak dilakukan modifikasi, sering mereka tidak
mampu dan gagal untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh guru.
Sebagai akibat dari kondisi seperti ini, anak dapat menjadi kurang senang terhadap Pelajaran
PJOK. Tugas-tugas ajar yang merupakan keterampilan kompleks itu sesungguhnya hanya mampu
dilakukan oleh anak-anak yang berbakat dan berminat dalam olahraga serta anak-anak yang
memiliki tingkat keterampilan gerak dasar yang tinggi. Tidak ada upaya upaya memodifikasi
tugas gerak yang kompleks menjadi tugas gerak yang sederhana, dapat diramalkan tingkat
keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas yang harus dipelajari akan tergolong rendah.
Untuk itu kebutuhan akan modifikasi olahraga sebagai suatu pendekatan alternatif dalam
mengajar PJOK mutlak perlu dilakukan. Guru harus memiliki kemampuan untuk melakukan
modifikasi keterampilan yang hendak diajarkan agar sesuai dengan tingkat perkembangan anak.

A. Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), dan Indikator Pencapaian Kompetensi Aktivitas Permainan Bola Besar

Kompetensi Inti 1 (Sikap Spiritual)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
Kompetensi Inti 2 (Sikap Sosial) Kompetensi Dasar
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. 2.1 Menghargai dan menghayati perilaku sportif (fairplay dalam permainan, jujur, mengikuti aturan, tidak menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan, menerima kekalahan dan mengakui keunggulan lawan, mau menghargai dan menghormati), kompetitif, sungguh- sungguh, bertanggung jawab, berani, menghargai perbedaan, disiplin, kerja sama, budaya hidup sehat, dan percaya diri dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar 3 (Pengetahuan)dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Inti 4 (Keterampilan) dan Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional. *)
3.1.1. Mengidentifikasikan berbagai gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
3.1.2. Menjelaskan gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
3.1.3. Menjelaskan cara melakukan gerakan menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
4.1 Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional. *)
4.1.1. Melakukan gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
4.1.2. Menggunakan gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola dalam bentuk permainan sepak bola yang dimodifikasi.


InformasiGuru.Com Updated at: 10.20

0 comments:

Posting Komentar

Masukan dari Anda Terhadap Tulisan Kami Akan Sangat Kami Apresiasi. Terima Kasih dan Selamat Berpartisipasi!