Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 IPS SMP/MTs Kelas 7 K13

| 27 Maret 2018

Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II IPS SMP/MTs Kelas 7/ VII Kurikulum 2013 (K13) Revisi 2017 I pdf

Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II IPS SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013






Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 IPS SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 ini disajikan dengan harapan bahwa ia dapat menjadi sarana dan media belajar bagi para siswa SMP/MTs kelas 7 yang akan menghadapi ulangan/penilaian akhir semester (UAS/PAS) atau ulangan kenaikan kelas (UKK) semester 2/II.

Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai salah satu mata pelajaran dalam kurikulum 2013 sangat berorientasi pada kompetensi yang utuh. Pelajaran IPS merupakan integrasi dari empat mata pelajaran yaitu geografi, ekonomi, sosiologi dan sejarah. Keempat mata pelajaran tersebut dipadukan oleh konsep ruang dan interaksi antar ruang serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial budaya dan pendidikan.

Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi peserta didik secara utuh, tidak hanya aspek pengetahuannya tetapi juga sikap dan keterampilannya. Diharapkan tidak hanya memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang luas melalui berbagai proses saintifik dalam pembelajarannya tetapi juga memiliki sikap spriritual dan sosial yang baik.

Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 mapel IPS SMP/MTs Kelas 7 K13 ini merupakan soal UKK/ PAT yang diujikan pada tahun 2017 lalu, artinya kami mengusung unsur kebaruan karena masih relatif barunya soal UKK yang kami share ini. Tentu unsur validitas empirik pun telah terpenuhi dikarenakan fakta bahwa ia adalah soal yang secara riil telah pernah diujikan pada PAT/ UKK/ UAS semester II/ 2 pada tahun ajaran 2016/ 2017 lalu.

Berikut adalah tautan Download Contoh Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 /II IPS SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013:




Berikut adalah kutipan dari Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 IPS SMP/MTs Kelas 7 K13 tersebut:

1.Selain sebagai makhluk sosial, manusi juga dikenal sebagai makhluk ekonomi (homo economicus) yang artinya selalu berusaha memenuhi ....
a.kesejahteraan dengan cara rasional
b.kemakmuran dengan cara yang rasional
c.keinginan dengan cara yang rasional
d.kebutuhan dengan cara yang rasional
4.Berdasarkan kelangkaan atau jumlahnya: makanan, pakaian, sepatu dan alat tulis merupakan contoh barang ....
a.ekonomis
b.konsumsi
c.bebas
d.illith
9.Gedung dan mesin yang digunakan dalam proses produksi, termasuk faktor produksi ....
a.alam
b.modal
c.tenaga kerja
d.kewirausahaan
14.Jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyarakat dengan berbagai tingkat harga dinamakan ....
a.permintaan
b.penawaran
c.harga pasar
d.harga keseimbangan
22.Batas waktu jaman prasejarah yaitu ....
a.sebelum ditemukannya tulisan
b.ditemukannya fosil dan kyokenmoddinger
c.lahirnya jaman sampai ditemukan alat kehidupan
d.ditemukannya fosil sampai dengan kehidupan sedenter
29.Di bawah ini yang merupakan keturunan bangsa Proto Melayu adalah ....
a.Minang, Jawa dan Bugis
b.Mentawai, Dayak dan Bugis
c.Mentawai, Dayak dan Toraja
d.Minang, Mentawai dan Dayak
39.Kesultanan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan ...
a.sutawijaya
b.amangkurat
c.mas jolang
d.sultan agung

Dipersilahkan untuk mendonwload file tersebut pada tautan yang telah kami sediakan agar mendapatkan isi file yang lengkap dan utuh.

Kami cukupkan sampai di sini tulisan kami yang berjudul:

Soal Siap UAS/PAS/UKK Semester 2 IPS SMP/MTs Kelas 7 K13

Semoga sebaran informasi ini bermanfaat dan salam sukses selalu untuk Anda!

Materi pelajaran IPS harus dipilih dan dipilah yang mendukung terhadap
pencapaian KI-1 dan KI-2. Materi yang dikembangkan dalam pencapaian
KI-1, dapat dilakukan dengan cara menghargai ajaran agama dalam berpikir
dan berperilaku manusia sebagai mahluk sosial sekaligus sebagai mahluk
yang beragama. Guru harus turut memberikan pemahaman dan penghayatan
terhadap ajaran agama yang sangat diperlukan dalam menuntut ilmu. Ilmu dan
agama harus senantiasa seimbang dalam pemahamannya. Sehingga manusia
yang memiliki ilmu diharapkan mempunyai agama yang baik pula.
Materi pembelajaranan IPS yang mendukung pencapaian KI-2, dapat dipilih
materi yang memiliki muatannya untuk membentuk perilaku hormat pada
orang lain sebagai salah satu karakter bangsa yang baik, hormat pada orang
tua, hormat pada guru, toleransi antar umat beragama, suku, budaya daerah,
peduli terhadap sesama, saling memaafkan, tolong menolong, dan sebagainya.
Sebagaimana disajikan dalam Buku Siswa pembelajaran IPS ditujukan untuk
memberikan wawasan yang utuh bagi peserta didik tentang berbagai gejala
sosial, melalui pemahaman konektivitas ruang dan waktu beserta aktivitas dan
interaksi sosial di dalamnya.
Berkaitan dengan keragaman ini, sumber daya yang kita miliki mencakup
sumber daya lokasi, sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber
daya budaya. Dengan keragaman serta keunggulan yang ada, maka dapat
dikenali keunggulan dan kelemahan masing-masing daerah (region) secara
komparatif. Keunggulan dan kelemahan tersebut tentunya akan menyebabkan
terjadinya dinamika pengiriman barang karena adanya pasokan di satu sisi
dan kebutuhan pada sisi yang lain. Interdependensi antarregion/daerah secara
nasional di wilayan Indonesia perlu dikaji sehingga dapat menunjukkan
pentingnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar dapat saling
menunjang bagi terpenuhinya kebutuhan/kekurangan masing-masing
wilayah. Sekaligus dengan keempat potensi sumber daya yang kita miliki
ini diharapkan dapat menghasilkan kesatuan yang kokoh dalam mendukung
berhasilnya pembangunan nasional.
Pembelajaran IPS Kelas VII dikembangkan selama satu tahun yang
mencakup 38 minggu dengan beban belajar per minggu selama 4 x 40 menit.
Untuk memfasilitasi peserta didik menguasai KD, digunakan Buku Siswa
yang berbasis pada 8 KD dan dikemas dalam empat materi pokok sebagai
berikut.
a. Materi Pokok 1 : Manusia, Tempat, dan Lingkungan
b. Materi Pokok 2 : Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial
c. Materi Pokok 3 : Aktivitas Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan
d. Materi Pokok 4 : Kehidupan Masyarakat Indonesia Pada Masa Praakasara,
Hindu-Buddha, dan Islam

IPS pada hakikatnya adalah telaah tentang manusia dalam hubungan sosial
dan masyarakat. Manusia sebagai makhluk sosial akan mengadakan hubungan
sosial dengan sesamanya, mulai dari keluarga sampai masyarakat, baik pada
lingkup lokal, nasional, regional, bahkan global. Hal ini sebagaimana diungkap
oleh Nursid Sumaatmadja (2007: 1. 3) bahwa setiap orang sejak lahir, tidak
terpisahkan dari manusia lain. Selanjutnya, dalam pertumbuhan jasmani
dan perkembangan rohani sesuai dengan penambahan umur, pengenalan
dan pengalaman seseorang terhadap kehidupan masyarakat di lingkungan
sekitarnya yang makin berkembang dan meluas.
Materi pembelajaran IPS diambil dari kehidupan nyata yang terdapat di
lingkungan masyarakat. Bahan atau materi diambil dari pengalaman pribadi,
teman-teman sebaya, serta lingkungan alam, dan masyarakat sekitarnya.
Dengan cara ini diharapkan, materi akan lebih mudah dipahami karena
mempunyai makna lebih besar bagi para peserta didik daripada bahan
pembelajaran yang abstrak dan rumit yang berasal dari Ilmu-ilmu Sosial.
Ruang lingkup materi IPS meliputi perilaku sosial, ekonomi dan budaya
manusia di masyarakat. Masyarakat merupakan sumber utama IPS. Aspek
kehidupan sosial terkait dengan ruang tempat tinggalnya apapun yang
dipelajari, apakah itu hubungan sosial, ekonomi, budaya, kejiwaan, sejarah,
geografis ataukah politik, sumbernya adalah masyarakat. Sebagaimana
dijelaskan oleh Winataputra (2007: 1. 48) bahwa visi pendidikan IPS sebagai
program pendidikan yang menitikberatkan pada pengembangan individu
peserta dijpdik sebagai “aktor sosial” yang mampu mengambil keputusan
yang bernalar dan sebagai “warga negara” yang cerdas, memiliki komitmen,
bertanggung jawab dan partisipatif. Melalui pendidikan IPS, peserta didik
dibina dan dikembangkan kemampuan mental serta intelektualnya menjadi
warga Negara yang memiliki keterampilan dan kepedulian sosial serta
bertanggung jawab terhadap pembangunan nasional dengan memanfaatkan
potensi sumber daya yang ada secara optimal dan lestari.
Ruang lingkup/scope materi IPS meliputi materi substansi/konten/isi,
materi proses, dan materi sikap. Materi substansi meliputi fakta, konsep,
generalisasi, dan teori. Materi proses, meliputi: menerima, mencari,
mengumpulkan, merumuskan, dan melaporkan informasi. Informasi ini
meliputi manusia dan lingkungannya. Pengorganisasian materi sikap atau
afeksi, di mana ada sistematisasi bahan, informasi, dan atau kemampuan
yang telah dimiliki tentang manusia dan lingkungannya, sehingga menjadi
lebih bermakna. Pengorganisasian materi sikap diharapkan dapat membuat
peserta didik lebih peka dan tanggap terhadap berbagai masalah social secara
rasional dan bertanggung jawab. Selain itu, pengorganisasian materi sikap
dapat mempertinggi rasa toleransi dan persaudaraan di lingkungan sendiri dan
masyarakat yang lebih luas.
Proses pembelajaran IPS di SMP, tidak menekankan pada aspek teoritis
keilmuannya, melainkan lebih menekankan pada segi praktis mempelajari,
menelaah, serta mengkaji gejala dan masalah sosial. Adapun sumber materi
IPS meliputi :
a. Segala sesuatu atau apa saja yang ada dan terjadi di sekitar peserta didik
sejak dari keluarga, sekolah, desa, kecamatan sampai lingkungan yang luas,
yaitu negara dan dunia dengan berbagai permasalahannya.
b. Kegiatan manusia, misalnya mata pencaharian, pendidikan, agama,
produksi, komunikasi, dan transportasi.
c. Lingkungan geografis dan budaya meliputi segala aspek geografis dan
antropologis dari lingkungan peserta didik yang terdekat sampai yang
terjauh.
d. Kehidupan masa lampau, perkembangan kehidupan manusia, sejarah yang
dimulai dari sejarah lingkungan terdekat sampai yang terjauh, tentang
tokoh- tokoh dan kejadian-kejadian yang besar.

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran IPS Kelas VII

Aspek Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Materi Pembelajaaran
SikapSpiritual KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
Sikap Sosial KI 2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektifdengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
AspekPengetahuan dan Keterampilan KI 3. Memahamipengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasaingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampakmata.KI 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,mengurai, merangkai,memodifikasi,dan membuat)dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar,dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.. 3.1. Memahami konsepruang (lokasi,distribusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi, geologis, flora, dan fauna) dan interaksi antarruangdi Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.4.1. Menjelaskan konsepruang (lokasi,distribusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi, geologis, flora dan fauna) dan interaksi antarruang di Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia Indonesia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya,dan pendidikan.3.2. Mengidentifikasiinteraksi sosial dalam ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya dalam nilai dan norma serta kelembagaan sosial budaya. • Kondisi geografisIndonesia (letak dan luas, iklim, geologi, rupa bumi, tata air, tanah, flora dan fauna)• Potensi sumber daya alam (jenis sumber daya, penyebaran di darat dan laut)• Sumber daya manusia- jumlah, sebaran, dan komposisi;- pertumbuhan;- kualitas (pendidikan, kesehatan, kesejahteraan;- interaksi antarruang (distribusi potensi wilayah Indonesia)• Interaksi sosial: pengertian, syarat, dan bentuk (akomodasi, kerja sama, asimilasi)• Pengaruh interaksisosial terhadap pembentukan lembaga sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, dan politik
4.2 Menyajikan hasilidentifikasi tentang interaksi sosial dalam ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya dalam nilai dannorma serta kelembagaan sosial budaya.3.3. Memahami konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, dan penawaran) dan interaksi antarruang untuk keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia.4.3 Menjelaskan hasil analisis tentang konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, dan penawaran) dan interaksi antarruang untuk keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia. • Lembaga sosial;pengertian,jenis dan fungsi (ekonomi, pendidikan, budaya, dan politik)• Konsep kebutuhan dan kelangkaan (motif, prinsip dan tindakan ekonomi)• Kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi) kaitannya dengan perkembangan iptek• Permintaan, penawaran, harga, dan pasar• Peran kewirausahaan dalam membangun ekonomi Indonesia• Hubungan antara kelangkaan, permintaan- penawaran, dan harga untuk mewujudkan kesejahteraan dan persatuan bangsa Indonesia
3.4. Memahamikronologi perubahan, dan kesinambungan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya,geografis, dan pendidikan sejak masa praaksara sampai masa Hindu- Buddha dan Islam.4.4 Menguraikan kronologi perubahan, dan kesinambungandalam kehidupan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis, dan pendidikan sejak masa praaksara sampai masa Hindu- Buddha dan Islam. • Perubahan dankesinambungan masyarakat Indonesia pada masa praaksara secara kronologis• Perubahan dan kesinambungan masyarakat Indonesia pada masa Hindu Buddha secara kronologis• Perubahan dan kesinambungan Masyarakat Indonesia pada masa Islamsecara kronologis


InformasiGuru.Com Updated at: 00.17

0 comments:

Posting Komentar

Masukan dari Anda Terhadap Tulisan Kami Akan Sangat Kami Apresiasi. Terima Kasih dan Selamat Berpartisipasi!